Home » » Ikan Prasejarah yang hidup sampai sekarang

Ikan Prasejarah yang hidup sampai sekarang

Written By dodo muncar on Selasa, 06 November 2012 | 01.42

Ikan Prasejarah yang masih  hidup sampai sekarang

1. Lancetfish


Ikan ini yang sudah ada pada zaman prasejarah, Panjang Lancetfish Sampai dua meter,giginya yang tampak keluar dan tajam pada rahang dan sirip pada punggungnya, predator ini ditemukan di semua samudra kecuali untuk daerah kutub, Lancetfish memakan ikan kecil dan cumi-cumi, dan Lancetfish juga memakan ikan-ikan besar.

2. Hagfish


Telah lama ada lebih dari 300 juta tahun,binatang ini kadang-kadang disebut lendir belut, tetapi mereka sebenarnya bukan belut, dan sebenarnya mereka bahkan tidak mirip ikan sama sekali.Ditemukan di perairan yang relatif dalam,Menurut beberapa ilmuwan, mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak. Hampir buta, mereka makan di malam hari mereka memakan bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut.
 3. Frilled Shark


Adalah peninggalan dari periode Cretaceous, ini seperti sejenis hiu yang paling primitif hidup pada zaman sekarang, hiu berjumbai dapat tumbuh hingga 2 meter dan mereka tinggal di perairan dalam, di mana sebagian besar mereka makan cumi-cumi. Mereka tidak berbahaya bagi manusia,hiu menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia karena mereka tinggal di laut dalam.

4. Arwana


5. Sturgeon


Adalah famili ikan bertulang tertua yang masih hidup,mereka hewan asli sungai, danau, dan pantai di subtropis, iklim sedang, dan subarktik sepanjang Eurasia dan Amerika Utara. Mereka memiliki tubuh yang panjang dengan sisik yang sangat sedikit dan ukuran yang lumayan besar. Range ukuran sturgeon dari 2 - 3,5 m panjangnya dan beberapa spesies dapat tumbuh hingga 5,5 m.

6. Arapima



Arapaima Amazon dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia,ikan ini bisa tumbuh sampai sampai 4,5 meter, tapi hingga saat ini, Arapaima besar seperti ini jarang ditemukan dan arapaimas paling dewasa rata-rata berukuran 2 meter. makanannya ikan kecil, krustasea dan apa pun hewan yang kecil bisa masuk ke dalam mulut mereka. Salah satu ciri menarik dari ikan ini adalah menghirup oksigen dari udara agar bertahan hidup. Arapaimas tidak menimbulkan bahaya bagi manusia.

7. Sawfish


Ikan ini dapat ditemukan baik di laut atau di sungai pada kedalaman 100 km dengan panjang 7 meter, ikan ini terlihat seperti ikan hiu dengan mulut yang menyerupai gergaji mesin, Sawfish itu sebenarnya bukan ras hiu, melainkan termasuk ras ikan pari, dari bentuk bawah badannya yang berbentuk datar, tidak seperti hiu yang bagian bawahnya yang lebih ramping berbentuk streamline yang memudahkan hiu untuk berenang dengan cepat di air, dan sawfish mempunyai mulut kecil yang sejajar dengan tubuh bagian bawahnya yang menyatu dengan tubuhnya. Sawfish juga punya sirip depan yang sejajar dengan bagian bawahnya.

8. Alligator Gar



adalah predator bersisik tebal yang ditemukan di AS selatan, utara dan timur Meksiko,menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara. Alligator Gar dapat tumbuh hingga 4 meter dan berat sampai 200 kg. Alligator Gar yang disebut demikian karena penampilan mereka mirip reptil buaya dan rahang yang panjang, memiliki 2 sisi gigi yang tajam.Alligator Gar merupakan predator yang rakus dan telah dikenal berbahaya untuk manusia, meskipun belum dikonfirmasi kematian karena Alligator Gar telah dicatat sampai saat ini. Gar adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup saat ini.

9. Polypterus Senegalus 


Ikan ini asalnya dari africa,dan lebih dikenal dengan sebutan belut dinosaurus”, karena penampilan mereka dan sirip punggung bergerigi. Mereka sebenarnya bukan belut, tetapi anggota keluarga Bichirs. Meskipun sering dijual sebagai hewan peliharaan eksotis “belut dinosaurus”, mereka dapat bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit merekatetap basah.

10. Coelacanth


Adalah binatang yang seharusnya lama punah dan tak terduga ditemukan masih hidup hingga sekarang. Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesimen hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, spesimen telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan ini adalah predator besar, panjangnya 2 meter, mereka memakan ikan yang kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan di laut dalam perairan gelap.

artikel terkait ikan predator :
ikan predator 
ikan hias predator

sumber :
-- wikipedia(dot)com
-- google(dot)com
-- beritaunik(dot)net
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger