Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong

Written By Harri Akbar on Kamis, 18 Desember 2014 | 18.27


Melanotaenia salawati
species baru ikan pelangi
 Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong | Akuarium Hias -Tim ilmuwan Indonesia serta Perancis temukan spesies baru ikan Pelangi di Pulau Salawati, salah satu lokasi kepulauan Raja Ampat. Spesies itu dinamakan Melanotaenia salawati, adalah spesies ke 19 yang diketemukan melalui eksplorasi biodiversitas di lokasi ekoregion Kepala Burung Papua, di mana Raja Ampat masuk di dalamnya. Penemuan dipublikasikan di " International Journal of Ichtyology Cybium.
Melanotaenia salawati tepatnya diketemukan di Sungai Doktor, sisi barat Pulau Salawati, berjarak 64 km dari Sorong. Sungai tempat ikan pelangi itu diketemukan  mempunyai air yang oleh orang-orang setempat dianggap dapat mengobati bermacam penyakit hingga dimaksud Sungai Doktor.

Melanotaenia salawati mempunyai warna badan yang indah. Badannya dibalut dengan warna ungu di bagian punggung serta lembayung ungu pada hipural ekor. Tutup insangnya mempunyai warna emas serta noktah hijau. Sesaat, sisi perut sampai akhir sirip ekor berwarna violet dengan noktah biru di gurat segi dan warna biru tua di badan sisi belakangnya.

Ikan Pelangi Salawati mempunyai kekerabatan dengan type Melanotaenia fredericki yang banyak diketemukan di sungai besar Warsamson, Sorong. Type ikan itu juga mempunyai kekerabatan dengan Melatotaenia batata yang diketemukan di Pulau Batata. Ketiganya mempunyai corak warna badan yang nyaris sama.

Awal mulanya, Ikan Pelangi Salawati pernah dikira cuma varietas dari Melanotaenia fredericki. Tetapi, analisa menunjukkan bahwa keduanya yaitu spesies yang tidak sama. Ikan Pelangi Salawati terpisah dengan moyangnya waktu terjadinya kenaikan muka air laut 10. 000 - 20. 000 th. silam, menggenangi sungai kuno di Sorong serta Pulau Salawati.

Penemuan Ikan Pelangi Salawati cuma berselang satu tahun dengan penemuan spesies baru Melanotaenia fasiensis serta Melanotaenia ajamaruensis. Ikan Pelangi Salawati juga adalah spesies ke 19 yang diketemukan. Hal semacam ini makin meneguhkan bahwa Kepala Burung Papua mempunyai biodiversitas serta tingkat endemisitas tinggi.

Melanotaenia salawati
memiliki kemiripan dengan rainbowfish
Bahwa salah satu pusat biodiversitas ikan pelangi di Kepala Burung Papua yaitu lokasi karst Ayamaru di Sorong Selatan serta karst Lengguru di Kaimana. Ikan pelangi di lokasi itu mempunyai warna yang lebih beragam, didominasi warna jelas.

Disamping itu. Laurent Pouyaud dari Institut de Recherche pour le Développement, Perancis, menyampaikan bahwa temuan Ikan Pelangi Salawati juga mengisyaratkan tantangan baru dalam sains. Biodiversitas di Kepala Burung Papua menunggu untuk di teliti serta disibak keberadaannya. Satu diantaranya di Ayamaru yang disangka jadi metropolitan genus Melanotaenia.

Penemuan Melanotaenia salawati yaitu hasil hubungan kerja Akademi Perikanan Sorong, Balai Penelitian Budidaya Ikan Hias Depok serta Institut de Recherche pour le Développement, Perancis.

Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong
ikan pelangi jenis lain
Data sesaat dari analsis molekuler tunjukkan tingginya potensi megabiodiversitas ikan pelangi di Papua. Untuk pemerintah, potensi ini harus disikapi dengan mensupport usaha riset selanjutnya. Potensi berkenaan budidaya ikan hias juga mesti disebarkan ke orang-orang. Ikan pelangi adalah salah satu ikan hias popular di semua dunia, terkecuali Afrika.

dikutip dari : sains.kompas.com

Aerator Venturi untuk Ikan Hias

Written By Harri Akbar on Rabu, 10 Desember 2014 | 19.21


Aerator Venturi untuk Ikan Hias
system kerja aerator venturi

Aerator Venturi untuk Ikan Hias | Akuarium Hias -Makin berkembangnya tehnik pengelolaan air kolam makin banyak membawa pergantian dalam sisi pengelolaan air, satu diantaranya yaitu system Venturi. Disini akan diulas secara singkat tentang System Venturi.

Air adalah aspek kehidupan yang sangatlah utama untuk kelangsungan hidup banyak organisme. Seluruhnya makhluk hidup yang berada didalam air umumnya memerlukan oksigen. Oksigen adalah parameter yang sangatlah utama di air. Beberapa besar makhluk hidup di air memerlukan oksigen untuk menjaga hidupnya, baik tanaman ataupun hewan air, tergantung pada oksigen yang terlarut. Ikan adalah makhluk air dengan keperluan oksigen paling tinggi, lalu invertebrata, serta yang paling kecil keperluan oksigennya yaitu bakteri.

Tetapi pencemaran seperti pembuangan limbah organik di air akhir-akhir ini sudah makin menurunkan kandungan oksigen di air hingga kwalitas air tempat makhluk hidup juga alami penurunan. Supaya bisa ditinggali makhluk hidup, air mesti mempunyai spesifikasi yang mendukung kehidupan, satu diantaranya yaitu kelarutan oksigen di air. Batas maksimum kelarutan oksigen di air tidak bisa dinaikkan tanpa ada merubah desakan, temperatur, maupun aspek-faktor yang lain yang bisa mengganggu ekosistem air. Selain filter air untuk menurunkan kandungan amonia diperlukan juga teknologi tepat guna yang dapat menaikkan kandungan oksigen di air juga diperlukan. Salah satu pengetahuan Tehnik Kimia yang bisa diterapkan untuk hal semacam ini yaitu system aerator venturi.

aerator venturi static

Venturi juga sebagai aerator dapat tingkatkan kandungan udara di air hingga 65%, sehingga sangat dianjurkan untuk kolam ikan ataupun akuarium hias yang tentunya besar tekanan disesuaikan dengan volume air (baca juga  : jenis pompa air akuarium).
System aerator venturi memakai prinsip Bernoulli yang diaplikasikan pada venturi, yakni saat fluida mengalir dalam sisi pipa yang ketinggiannya nyaris sama. Saat fluida melalui sisi pipa yang penampangnya kecil, jadi laju fluida jadi tambah (dari persamaan kontinuitas). Menurut prinsip Bernoulli, desakan fluida dibagian pipa yang sempit lebih kecil bila laju aliran fluida semakin besar. Hal itu di kenal dengan julukan Dampak Venturi yang tunjukkan dengan cara kuantitatif bahwa bila laju aliran fluida tinggi, jadi desakan fluida jadi kecil. Desakan pada leher venturi yang rendah dari desakan lingkungan ini jadi kunci tehnologi ini dimana udara atmosfir bisa masuk ke venturi lewat lubang mikro yang difabrikasi pada leher venturi.

Aerator Venturi untuk Ikan Hias
aplikasi aerator venturi sederhana pada kolam ikan
Pemakaian buluh venturi juga sebagai aerator banyak mempunyai keuntungan. Buluh venturi tak membutuhkan pompa eksternal untuk beroperasi. Cara ini tak memakai peralatan yang bergerak hingga perpanjang usia penggunaan serta kurangi kemungkinan alat untuk rusak. Rangkaian tabung venturi umumnya terbuat dari plastik hingga tahan pada beberapa besar bahan kimia (tak korosif) dan transparan hingga gampang untuk mencermati fenomena yang berlangsung. Lantaran peralatannya cukup simpel, cost pembuatan juga jadi murah di banding dengan peralatan aerator yang lain. Tantangan dalam aplikasi system ini yaitu tehnik untuk membuahkan gelembung mikro serta nano yang luas permukaannya besar. Luas permukaan gelembung yang besar sangat mungkin transfer (difusi) massa ke cairan dengan cara efisien.

Jika teknologi aerator venturi sederhana ini di kembangkan serta dapat menjawab tantangan diatas, jadi dunia perairan bakal makin berkembang dengan masuk babak baru pemakaian teknologi aerator khususnya untuk ikan hias.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Written By Harri Akbar on Rabu, 03 Desember 2014 | 18.31

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi | Akuarium Hias - Salah satu permasalahan besar yang dapat muncul atas koi peliharaan di kolam beton yaitu matinya supply listrik PLN baik keseluruhannya maupun cuma MCB yang turun disebabkan keunggulan beban/short circuit. Dalam keadaan tak ada aliran air, filter air serta aerator yg tidak berperan (baca juga : Filter Kolam Koi dengan Bakki Shower ), koi dengan kepadatan tengah paling lama bisa bertahan seputar 2 jam, terlebih utuk ukuran tosai, bakal lebih pendek lagi. Mungkin kita telah mempunyai piranti genset untuk backup ketika listik mati, tetapi bila yang berlangsung yaitu umpamanya mcb yang keunggulan beban atau salah satu MCB di meteran PLN nya turun untuk type yang 3 phase ketika malam hari tanpa ada kita sadar, yang berlangsung yaitu besok paginya kita bakal lihat koi yang paling disayangi pada ngambang serta sekarat kekurangan oksigen.Hal ini dipicu karena distribusi air yang selalu mengalir tidak ada, diperparah kolam koi yang kepadatannya tinggi dan amonia juga banyak di dasar kolam.

Jalan keluar lain yang lebih simpel yaitu pemakaian inverter/charger + aki kering yang berperan juga sebagai UPS ketika PLN atau sumber listrik punya masalah. Tak dianjurkan untuk membebani inverter ini dengan pompa aliran yang mempunyai beban/tarikan awal tinggi, tetapi cukup dipakai untuk aerator nya saja agar penggunaannya lebih hemat serta tahan lama. Inverter/charger + aki kering ini bakal mempergunakan daya PLN 220V sekalian automatis lakukan charging aki kering 12V ketika PLN nyala. Ketika PLN mati, inverter bakal memperoleh supply dari aki 12 V yang di ganti jadi 220v untuk menghidupkan aerator nya dengan cara automatis. Serta dekimian juga demikian sebaliknya ketika PLN lalu nyala, Inverter/charger ini bakal automatis mempergunakan daya PLN kembali serta sekalian isi lagi aki kering nya sampai penuh kembali.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Lamanya manfaat inverter ini bekerja ketika listrik mati bakal bergantung pada besarnya kemampuan aki kering nya. Bila umpamanya keperluan listrik untuk aerator yaitu 200watt, penggunaan batere kering 80A akan bertahan seputar 3-4jam, jika ingin lebih lama bisa menaikkan kemampuan aki keringnya dengan penambahan aki lain disambung parallel. Bila aerator nya 100watt, bermakna bakal bertahan seputar 6-7jam.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Type inverter/charger yang umum di pakai ada 2 jenis, pure sine wave serta modified sine wave. Pure sine wave semakin bagus lantaran nyaris tak ada jeda berfungsinya inverter ketika listrik mati saat sebelum aki nya dirubah jadi 220V, sesaat yang type modified sine wave ada jeda seputar 3-5detik saat sebelum akinya berperan ketika listrik mati. Tetapi dari sisi harga, yang type pure sine wave nyaris 2 kali lipat di banding yang modified sine wave. Bila untuk kepentingan kolam koi, type modified sine wave telah OK lantaran jeda 3-5 detik masih tetap bisa ditolerir. Kemampuan inverter/charger yang ada di market dari mulai 500 watt sampai 5000watt, bergantung kepentingan kita.

Untuk inverter/charger 1000 watt serta aki kering 80A, keseluruhan biayanya seputar 2.5 - 4 jutaan bergantung mutunya.

Mengatasi Kutu Ikan pada Ikan Hias

Written By Harri Akbar on Selasa, 25 November 2014 | 18.43


Mengatasi Kutu Ikan pada Ikan Hias | Akuarium Hias -Ikan koki serta ikan koi yaitu salah satu type ikan yang gampang diserang kutu. Sesungguhnya seluruhnya ikan dapat punya potensi diserang kutu juga, namun ikan koki serta ikan koi lebih riskan diserang kutu daripada ikan type yang lain.

Kutu kura-kura atau umum dikatakan sebagai kutu tempel itu mempunyai tubuh yang bulat seperti tempurung kura-kura. Kutu type ini dapat berkembang biak dengan cepat bila tak selekasnya dikerjakan pertolongan.


Efek yang diakibatkan oleh kutu type ini yaitu, ikan jadi kurang aktif serta condong berenang dengan lambat, sirip serta tubuh ikan jadi kemerah-merahan. Apabila kutu makin banyak, dapat mengakibatkan kematian.

Cara mengatasinya

Kutu ini dapat di hilangkan memakai obat Abate. Taburkan serbuk abate kedalam akuarium dengan dosis 10 gr untuk 100 liter air. Umumnya kurun waktu 1 x 24 jam, seluruhnya kutu yang ada bakal hilang tanpa ada bekas. (baca juga : Manfaat Garam Ikan untuk Pengobatan Ikan Hias).

Umumnya sesudah ditaburkan kedalam akuarium, air bakal terlihat keruh. Hal itu mengisyaratkan serbuk abate sudah larut ke air. Bila kutu yang ada telah hilang, selekasnya kerjakan pergantian air minimum 50% dari volume aquarium. Janganlah lupa juga bersihkan sisa-sisa serbuk abate yang masih tetap ada di dalam akuarium anda.

Waktu sistem penyembuhan, janganlah memakai media filter seperti arang, batu ziolite serta semacamnya. Cukup memakai busa atau kapas filter saja.
Demikian sedikit penjelasan perihal kutu ikan koki serta koi yang dapat saya berikan,Semoga bermanfaat.

Ikan Blue Devil

Written By Harri Akbar on Selasa, 18 November 2014 | 07.07

Ikan Blue Devil

Ikan Blue Devil | Akuarium Hias - Yaitu satu dari ribuan jenis ikan hias laut yang populer, Ikan dengan nama latin Chrysiptera cyanea juga di kenal dengan nama lain seperti dameselfish blue. Yang menarik dari ikan ini yaitu termasuk jenis ikan ganas, agresif tetapi juga tahan banting. Anda pasti tak menganggap dengan warnanya dominan biru yang demikian indah, tetapi ikan ini menaruh keagresifan yang tinggi, oleh karenanya disematkan nama devil atau iblis untuk melukiskan keganasannya. 

Ikan Blue Devil

Diluar itu ikan ini juga populer rakus serta tahan banting lantaran tahan dalam beragam keadaan lingkungan pada tempat mereka tinggal. Dengan harga nya yang relatif cukup terjangkau, bila anda juga sebagai pemula dalam pelihara ikan hias, ikan blue devil ini dapat jadi pilihan paling utama anda Untuk tempati akuarium air laut anda. Serta yang lebih hebat lagi, ikan ini adalah type ikan hias yang paling laku di negara paman sam atau Amerika. Untuk ukuran dewasanya, ikan ini memiliki ukuran 7 cm, yang diukur dari ujung mulut hingga ujung ekornya. 

Ikan Blue Devil

Susunan tubuhnya yang ramping, dengan struktur badan yang disebutkan hampir serupa dengan ikan mujair, ikan ini mempunyai warna yang sangatlah dominan  yakni biru dengan aksen titik putih yang umumnya menghiasi badannya serta titik hitam yang terdapat umumnya di pangkal siripnya. Tetapi ketika terancam, serta dalam kondisi yang beresiko, ikan ini bisa beralih warna dengan dalam waktu relatif cepat, sungguh sangatlah mengagumkan. Ikan ini bisa berenang dengan amat cepat saat menguber makanan nya tetapi kadang-kadang ikan ini cuma mau bermain main saja. Sesungguhnya ikan ini tak sukai mengganggu, tetapi ikan ini bakal jadi sangatlah agresif bila ada yang mengganggu sarangnnya. 

Ikan ini umumnya berdomisili di daerah daerah karang berpasir, yang membedakan pada jantan serta betina dari ikan ini yaitu bentuk badannya, umumnya ikan jantan tampak semakin besar serta memanjang, sedang betinanya lebih kecil serta membulat.

Perawatan Ikan Cupang Hias

Written By Harri Akbar on Rabu, 12 November 2014 | 07.58

Perawatan Ikan Cupang Hias

Perawatan Ikan Cupang Hias  | Akuarium Hias - Menjaga ikan cupang hias siap kontes tidaklah susah, yang dibutuhkan hanya ketekunan serta kecermatan pemeliharaan ikan cupang sehari-harinya, umpamanya permberian pakan yang teratur, pergantian air akuarium yang teratur, serta tak lupa juga melatih mental ikan cupang. Terkadang sering peternak mengontrol kondisi air saat dari pagi sampai malam hanya untuk mengontrol keadaan ikan cupang.

Pakan

Cupang hias di beri pakan alami seperti kutu air. Permberian pakan 2x dalam satu hari, pada saat jam 07. 00 serta 17. 00, berikanlah pakan yang seperlunya. Terlampau banyak pakan tak bagus terutama pada kebersihan air di akuarium, di kuatirkan bakal mengendap serta membusuk di dasar akuarium.

Pemakaian ukuran, seperti sendok teh dapat mengontrol jumlah pemberian pakan. Botol air mineral yang di beri selang dapat juga digunakan untuk pemberian makanan cupang. Alat itu memang murah juga gampang dipergunakan. Kutu air dimasukan ke botol lantas disemprotkan satu per satu ke akuarium. Kutu air yang sudah dibekukan didalam freezer pemberiannya cukup sedikit demi sedikit.

Jentik nyamuk bisa diberikan juga sebagai selingan tiap-tiap 2 hari sekali, dapat pula diberikan untuk makanan pokok. Karena ikan cupang yang berusia 1. 5 bln. telah dapat konsumsi makanan yang memiliki ukuran besar. Encuk baiknya di ambil yang tidak bengkok atau tua.Karena pengaruh makanan juga akan mempengaruhi warna dan kecerahan ikan cupang hias itu sendiri (baca juga : Cara Membuat Warna Ikan Cupang Bagus ).

Ada langkah untuk menyeleksi encuk. Jentik nyamuk yang di ambil dari selokan atau empeng umumnya masih tetap kotor serta bercampur dengan larva hewan lain. Masukkan encuk ke air es, dengan cara automatis mereka bakal teler, encuk bakal mengendap ke dasar sedang yang bukan encuk bakal mengambang. Encuk di ambil dengan saringan halus, lantas dimasukan ke air yang sudah ditetesi PK, dosis 1/2 tetes untuk ember ukuran 15 liter, ini untuk “membangunkan” encuk, kemudian cuk dicuci dengan air bersih serta siap di sajikan.

Bila encuk sulit didapat, cacing cutra, cacing rambut, atau cacing darah dapat juga diberikan, tetapi pemakainnya kadang-kadang bikin cupang jadi kembung. Baiknya cacing dibikin bersih berkali-kali dicuci dengan air bersih saat sebelum siap disajikan

Mengganti Air

Pemrosesan air sangatlah utama supaya cupang terus sehat. Mengganti air 50% baiknya dikerjakan setiap hari, makin kerap air ditukar perkembangan ikan cupang bakal makin cepat. Batas optimal penggantian air adalah 3 hari. Langkahnya cukup menyedot dengan selang plastik ( baca juga : Kondisi Optimal Air untuk Ikan Cupang ).

Perawatan Ikan Cupang Hias
warna indah pada cupang hias

Satu minggu sekali air diganti keseluruhan. Botol atau akuarium dicuci bersih lalu dijemur supaya kuman-kumannya mati. Langkah lain untuk membunh cendawan atau bakteri dengan merendam wadah itu dengan larutan PK dosis tinggi sepanjang 1-2 jam. kemudian wadah dicuci dengan bersih serta dijemur.

Penyakit dan Penanggulangan

Terlambat ganti air mengakibatkan penyakit. bekas pakan serta kotoran cupang yang mengendap di basic air bisa mengakibatkan penyakit umpamanya : white spot, velvet, busung serta berak putih.

Serangan white spot ditandai dengan bercak-bercak putih disekujur badan ikan. Pemicunya yaitu bakteri Ichtyophthirius multifillis. Obati lewat cara mesukan ikan ke air yang telah ditetesi dengan obat anti bakteri, seperti Bliz Id, dosis 4 tetes tiap-tiap 4 liter air.

Langkah simpel dengan memasukan 1 sendok teh garam dapur ke akuarium, atau ikan dimasukan ke baskom yang sudah dibubuhi garam dapur, Dosis 2-3 sendok makan tiap-tiap liter. Lantaran reaksi cepat, perendaman ikan yang sakit tak perlu lama. Demikian dicelup segera diambil.

Ciri serangan Velvet sirip ikan hias menguncup. Pemicunya yaitu parasit Saproglenia sp. Langkah penyembuhan dengan berikan obat anti bakteri seperti Blitch itch, dosis 2 tetes per 4 liter air. Lalu bubuhi 4 sendok makan garam. Ikan dimasukan ke larutan itu sepanjang 10 menit, Setelah itu ikan dipindah ke 4 wadah lain dengan konsentrasi obat semakin menyusut.

Langkah lain dengan pemberian obat anti bakteri, seperti Fismate atau Root stop. Konsentrasi 0. 3-0. 5 ml/menit. Ikan dilewatkan sepanjang 30 menit, kemudian input ikan ke air yang sudah dibubuhi antibiotika, seperti Furazolidon, Tetracycline, serta Octazin sepanjang 2-3 jam. Dosis yang disarankan tiap-tiap tablet 250 g dicampurkan kedalam 20 liter air.

Penyakit busung susah dideteksi ciri-cirinya lantaran yang terserang organ dalam, umumnya cuma ditandai dengan perut ikan terlihat membuncit. Pemicunya bekteri Salmonella sp. Penyembuhannya dengan merendam ikan swlama 1-2 jam ke larutan Flagil 500.

Perawatan Ikan Cupang Hias

Berak putih dikarenakan cacing Ascaris sp. Ia tak mengakibatkan kematian, namun perkembangan ikan serta warna ikan terhalang. Langkah penyembuhan dengan obat cacing, Seperti Verominox atau Worm x, dosis 1 tetes per 5 liter air. Sesudah perlakukan sepanjang 1 minggu ikan bakal sembuh kembali.

Penyakit lain banyak dikarenakan salah perawatan, seperti bacul serta gigit ekor. Bacul ditandai dengan warna jadi pucat. keadaan ini terkecuali karena sebab air kotor juga lantaran karena terlampau lama ditantang oleh ikan cupang hias lain yang ukurannya semakin besar. Sedang gigit ekor ditandai ikan kerap menggigit ekor sendiri, ini dikarenakan ikan kurang pakan, kerap ditantang, gatal lantaran air tak dikuras (terlampau kotor).

Walau banyak obat-obatan di toko ikan, pencegahan tambah lebih baik dari pada penyembuhan. Perawatan dengan cara hati-hati serta teratur, seperti pakan serta ganti air teratur dapat menghindar penyakit. Salah perawatan bisa bikin Ikan “jagoan” kalah saat sebelum berlaga.

Dekorasi Lampu pada Kolam Ikan

Written By Harri Akbar on Senin, 03 November 2014 | 19.13

Dekorasi Lampu pada Kolam Ikan

Dekorasi Lampu pada Kolam Ikan | Akuarium Hias -Nikmati keindahan ikan koi saat malam hari banyak dilakukan oleh pekerja kantoran yang sibuk. Karena waktu siang hari bergelut dengan kegiatan pekerjaan, malam hari jadi saat yang pas untuk duduk di tepi kolam koi (baca juga : Cara Membuat Kolam Ikan Koi )Ditambah sorotan lampu pada kolam ikan, warna-warni lampu di seputar kolam bakal menaikkan indahnya situasi kolam ikan.
Pilihan lampu kolam ikan yang hemat dan lumayan bagus yaitu lampu LED. Lampu led  bisa membeli yang  warna-warni dan mempunyai daya rendah, hingga irit mengkonsumsi listrik. Berikut ini sebagian trick dalam memakai lampu LED untuk kolam ikan.

1. Pastikan lampu LED dengan daya tegangan yang rendah dan perlengkapan pencahayaan untuk pemakaian bawah air. Senantiasa tentukan berdasar pada kwalitas, lantaran kwalitas yang bagus bakal membuat umur lampu led yang lebih tahan lama. Hindarilah pemakaian perlengkapan pencahayaan berbahan plastik lantaran lebih gampang rusak saat dipasang dibawah air.

2. Untuk pilih transformator yang sesuai sama, Anda mesti mengkalkulasi besarnya daya yang dibutuhkan. Untuk perhitungan gampang, jumlahkan semua besarnya daya seluruhnya lampu yang mau Anda gunakan lalu kalikan jumlahnya dengan 115 % untuk memastikan besarnya daya minimum transformator yang diperlukan.

Dekorasi Lampu pada Kolam Ikan

3. Beli transformator yang mempunyai daya untuk seluruhnya besaran lampu yang Anda gunakan di kolam itu. Bila sangat mungkin, pilih transformator dengan daya yang semakin besar bakal lebih untungkan, bila nyatanya nantinya Anda punya niat memberikan jumlah pencahayaan di ruang kolam itu. Janganlah lupa imbuhkan juga timer (dimer) untuk mengatur besarnya intensitas sinar dari masing masing lampu hias. Jika dimungkinkan pakailah photocell yang akan menolong anda menghemat pemakaian listrik, lantaran lampu automatis cuma bakal menyala saat situasi gelap atau senja.

4. Gunakan lampu pada kolam sesuai sama panduan yang tercantum pada paket dari pabrik. Janganlah lupa imbuhkan filter warna bila memanglah diperlukan. Janganlah pernah menghubungkan lampu dengan sumber listrik saat sebelum benar lampu benar terpasang !

5. Tempatkanlah transformator ke kotak sendiri, hingga bakal mempermudah anda ketika memperbaiki instalasi pencahayaan pada kolam.

Setelah semua perangkat lampu terpasang dengan benar, ingatlah selalu untuk lakukan penelusuran instlasi lampu LED pada kolam serta taman  ( baca juga : Perawatan Kolam Ikan Koi), bila perlu dicatat sehingga mempermudah anda menghadapi ketika ada kerusakan.

Demikian ulasan singkat mengenai Dekorasi Lampu pada Kolam Ikan, semoga bermanfaat bagi Pembaca sekalian.


 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger