Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Teknik Tumpangsari : Budidaya Koi Terbaru

Written By Harri Akbar on Selasa, 21 Oktober 2014 | 01.27

budidaya koi tumpangsari

Teknik Tumpangsari : Budidaya Koi Terbaru  | Akuarium Hias - Banyak orang mengaplikasikan satu type ikan tersebut dalam satu kolam. Satu hal tidak sama yang dikerjakan oleh Peternak Koi yang Sukses di kota Malang, Dia berhasil mengaplikasikan system tumpangsari,yaitu teknik budidaya ikan koi yang digabungkan dengan ikan nila dalam satu kolam yang selama ini di rasa lebih efesien dan efisien.

System tumpangsari ini adalah memelihara ikan koi serta ikan pendamping didalam satu kolam tanah untuk dibudidayakan.Tetapi dua type ikan yang dibudidaya dengan cara berbarengan ini sebaiknya ikan yg tidak mempunyai ciri-ciri yang condong agresor atau bahkan juga predator.

Diperlukan juga perbandingan yang pas waktu mengaplikasikan system tumpangsari. Perbandingannya, jumlah benih ikan koi lebih sedikit dengan jumlah benih ikan pendamping yang ditebar. Seumpama, bila benih ikan pendamping sejumlah seribu, jadi ikan koi yang ditebar pada seratus sampai dua ratus saja.

Sebaiknya teknik tumpangsari ini mesti memakai kolam tanah. Saat sebelum menyebar benih ikan, mesti disiapkan dahulu kesuburan tanah kolam. Dengan maksud untuk membuat sumber pakan ikan dengan cara alami yang bermacam serta berlimpah. Seumpama jasad renik, cacing serta plankton.

Sumber makanan ikan yang terwujud dari alam itu dapat memotong keperluan pakan seperti pellet atau sentrat. Lantaran pakan alam dapat penuhi keperluan pakan dengan cara mandiri serta berkepanjangan. Dengan kata lain, system tumpangsari ini mengoptimalkan sumber pakan alam untuk ikan.(baca juga : Tips Takaran Makan Ikan Koi )
Untuk kolam tanah itu yang diolah pertama tanahnya itu dibikin subur, hingga cacing tersebut  dapat tumbuh dengan baik. Biasanya di dalam kolam tersebut akan timbul simbiosis mutualisme.

Diluar itu, ikan koi serta ikan pendamping akan tidak berebut pakan yang efeknya dapat pada pertumbuhannya. karena, baik ikan koi ataupun ikan pendamping mempunyai kegemaran pakan yang tidak sama. Serta pakan alam bakal senantiasa ada saat sebelum pada akhirnya tiba saat untuk memanen ikan koi dan ikan pendamping itu.

Memilih Indukan Ikan Cupang Unggulan

Written By Harri Akbar on Selasa, 14 Oktober 2014 | 20.28

indukan ikan cupang

Memilih Indukan Ikan Cupang Unggulan | Akuarium Hias -Sahabat Cupang mania, berikut adalah ulasan singkat mengenai bagaimana cara memilih calon indukan ikan cupang yang bagus dan unggul ( baca juga : Cara Pemijahan Ikan Cupang )
  • Untuk pembiakannya/mengawinkan ikan cupang, pastikan ikan yang ekornya lebar serta seritnya tidak tipis, bentuk ekor 180 derajat, tubuh besar serta ekor memanjang.

  • Pastikan ikan yang punya kebiasaan bermain di tengan atau basic air (bukanlah di permukaan air).

  • Gabungan warna cupang yang baik yaitu yang di ekor dengan sirip sempurna, tak berantakan.

  • Untuk tempat pemijahan, cupang tak perlu tempat luas. Cukup akuarium kecil, baskom, toples, atau ember plastik. Saat sebelum digunakan pemijahan, akuarium di rendam dengan larutan PK encer saat sebelum pada akhirnya dibasuh dengan air bersih, untuk menghindar jamur serta penyakit. dinding digosok serta dibasuh air. Air baiknya diendapkan serta didiamkan 3 hari saat sebelum digunakan.

  • Suhu yang diperlukan 21-31 derajat Celcius, atau standartnya 25 derajat Celcius. Dalam akuarium di taruh tanaman yang sudah dibikin bersih. Dapat berbentuk enceng gondok.

  • Sesudah tempat pemijahan usai, input terlebih dulu cupang jantan, tunggulah hingga cupang jantan bikin sarang-sarang busa, bila busa telah terlihat di permukaan air, masukan betina yang telah masak kelamin. Selang 3-4 hari perkawinan usai, serta betina membuahkan 200-400 telur yang telah dibuahi pejantan.

  • Angkat betina bila telah usai bertelur, biarlah jantan di permijahan. betina dipisah supaya tak mengonsumsi telurnya sendiri,tinggalah jantan sendirian, lantaran sangatlah menolong sistem penetasan, upayakan si jantan di beri makanan yang cukup supaya tak mengonsumsi telurnya, Serta demikian menetas, pisahkan pejantan

  • Pada umur 2-3 hari, benih tak perlu di beri makan lantaran dalam badannya masih tetap ada kuning telur. Barulah pada hari ke-4, di beri makan infusaria atau sejenis plankton yang dapat dibeli di toko ikan hias. Pada hari ke-8, burayak dapat di beri makan kutu air. Mengijak umur 1 bln., anakan cupang mesti dipisahkan sendiri-sendiri dalam botol (dapat botol aqua) untuk pembesaran. 
Demikan cara  Memilih Indukan Ikan Cupang Unggulan, semoga bermanfaat bagi sahabat Cupang mania.


Membuat Warna Ikan Cupang Bagus

 
ikan cupang bagus

Membuat Warna Ikan Cupang Bagus | Akuarium Hias -Ikan cupang merupakan jenis ikan yang sering dijual di tukang ikan, Penggemar jenis ikan ini lumayan banyak,Jenis dan warna ikan cupang juga bervariasi sehingga banyak yang mencari ikan cupang untuk dilihat dan dinikmati warnanya atau ada juga yang mencarinya untuk aduan.

Tetapi tahukah anda bahwa warna ikan cupang bisa makin kinclong, warnanya bakal tambah bagus jika kita memperhatikan kualitas air dan pakannya (baca juga : Kondisi air untuk Ikan Cupang ) Berikut adalah panduan untuk merubah warna ikan cupang yang dulunya kurang bersinar bakal jadi semakin bagus, mengkilap serta makin tegas.
berikut tips-nya :
  • Siapkan suatu toples yang berupa kotak maupun yang berupa bulat.
  • Isi toples itu dengan air yang bersih serta yang telah diendapkan sepanjang 2-3 hari
  • Isi toples itu hingga ketinggian air 8-10 cm, lalu masukkan ikan cupangnya.
  • Saat ini sahabat masukkan 1 helai daun ketapang yang telah kering serta bubuhi sedikit garam ikan, yang bisa sahabat beli di toko ikan terdekat (baca juga : Manfaat Daun Ketapang untuk Cupang )
  • Esok harinya air juga bakal beralih warna serta upayakan untuk ganti airnya sejumlah 50 persen serta ganti daun ketapang yang sahabat masukan kemarin.
  • Pada hari ke-2 air mesti ditukar keseluruhan serta bersihkan toplesnya, lantas kembali berisi air yang telah diendapkan.
  • Kerjakan hal itu dengan cara teratur, jadi pasti ikan sahabat seluruhnya bakal mempunyai warna yang bagus.
Catatan : daun ketapang yang terbaik yaitu daun yang pohonnya tumbuh di tepi pantai serta daunnya yang telah jatuh dari rantingnya, janganlah menuai dengan cara segera serta menjemurnya dengan berniat, lantaran kasiatnya bakal lama terlihat., tambah baik memungut yang telah gugur..

Demikian artikel singkat mengenai Membuat Warna Ikan Cupang Bagus, semoga makin menambah wawasan dan bermanfaat bagi Sahabat Cupang Mania.

Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir)

Written By Harri Akbar on Senin, 06 Oktober 2014 | 10.00

ikan discus berpasir

Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir) | Akuarium Hias -Hal ilmiah yang umumnya jadi persoalan dalam perawatan pada ikan discus yaitu bintik hitam atau di kenal dengan arti ‘pasir’. ‘Pasir’ ini biasanya susah untuk di hilangkan, tetapi bisa diminimalkan ‘jumlah pasirnya’ dengan beragam langkah, lalu bagaimanakah sesungguhnya ‘pasir’ itu dapat nampak? serta bagaimanakah carannya meminimalkan ‘pasir’ itu? ok di sini saya bakal sedikit berbagi perihal ‘pasir’ pada ikan discus itu yang saya ambil dari beragam sumber serta pengalaman hobies tentu. 

‘Pasir’ atau bintik hitam/blackspot, umumnya menyerang discus yang berwarna cerah seperti Pygeon, golden, marlboro, red melon, dan lain-lain. Terdapat banyak hal yang mengakibatkan ‘pasir’ itu nampak pada badan ikan discus, tetapi biasanya memanglah nampak lantaran ikan itu stress atau kurangnya sistem penyesuaian pada lingkungan yang tidak sama dengan pada awal mulanya. 

Beberapa hal yang menimbulkan pasir pada ikan discus itu salah satunya yaitu : 
  • Keadaan/parameter air yg tidak pas dengan ikan discus, dalam soal ini bermakna bukanlah ikan yang perlu menyesuaikan namun keadaan airnya yang perlu disesuaikan dengan keadaan ikan discus. Bebatuan besar kadang-kadang bikin kotoran susah tersedot filter, hingga air jadi kotor. Walau airnya terlihat bening, mungkin saja kandungan amonia/nitrit/nitratnya cukup tinggi. Bila airnya bagus serta pas, jadi warnanya cerah lagi serta hitamnya hilang. 

  • Type makanan. Sebagian pehobies yang biasa memelihara ikan discus mencurigai cacing sutra dapat mengakibatkan keluarnya ‘pasir’ pada type ikan discus spesifik. 

  • Aspek Genetik. Mungkin saja memanglah induknya juga sudah berpasir jadi anakannya relatif bakal “kurang bersih” juga. 

Pasir pada ikan discus itu dapat dicegah dengan beragam langkah, salah satunya : 
  • Air mesti dijaga pada pH 6, 0-6, 5 serta air berbentuk lunak. Suhu air yang sesuai sama yakni seputar 27 – 32 derajat Celcius. Air dalam aquarium juga sebaiknya bersih serta tenang sesuai sama ciri-ciri Discus sendiri yg tidak agresif. Oleh karenanya, pembersihan aquarium mesti teratur dikerjakan lewat cara menyedot kotoran memakai selang. Usahakan, waktu pembersihan ini tak menyebabkan riak air yang terlalu berlebih. 

  • Berikanlah makanan yang memiliki kandungan karoten, serta waktu berikan makan juga mesti disebar. Makanan yang dianjurkan Tetrabits (pellet spesial discus warnanya orange jelas serta terbenam waktu masuk air) serta burger (arti peternak discus pada product olahannya yang datang dari hati sapi yang di proses jadi lempengan/burger). 

  • Peliharalah discus yang ukurannya sama besar dalam satu tanki aquarium. 

  • Janganlah berikanlah pencahayaan yang sangatlah jelas pada permulaan, upayakan supaya ikan discus itu punya kebiasaan dahulu dengan intensitas sinar yang perlahan-lahan jadi tambah dari yg tidak terlampau jelas. 

  • Apabila discus telah ada banyak pasir dalam aquarium yang kita rawat, jadi pisahkan ikan discus kedalam satu tempat yang terpisah serta tenang seputar 4 jam dengan air yang masih tetap sama dari aquarium yang sama, serta kerjakan pembersihan pada aquarium dengan baik saat sebelum ikan itu dipindahkan kembali. Umumnya pasir yang ada bakal menghilang/jadi amat sedikit dibanding pada awal mulanya. 

  • Jika pemicu paling utama discus itu yaitu dari aspek genetik, jadi bisa disebutkan bahwa ‘pasir’ itu bakal susah untuk di hilangkan. 
Demikian artikel tentang Mengatasi Bintik pada Ikan Discus (Berpasir), semoga dapat bermanfaat bagi para Pembaca.

Pentingnya Filter Kolam Ikan Koi

Written By Harri Akbar on Minggu, 28 September 2014 | 21.50

Pentingnya Filter Kolam Ikan Koi | Akuarium Hias - Memiliki kolam ikan koi dirumah benar-benar sangat mengasyikkan. Terlebih bila airnya bening. Keindahan warna ikan-ikan itu bakal tampak dengan terang dan jelas. Begitu juga di halaman belakang rumah jika ada kolam ikan koi yang sederhana. Sebagai contoh kolam koi itu dapat memiliki ukuran panjang 220 cm, lebar 130 cm, serta kedalaman 80 cm. Jumlah ikan koi yang isi kolam itu ada sembilan ekor. Panjang tubuhnya 40 s/d 50 cm, Anda juga dapat membeli dengan ukuran yang lebih kecil.

Berdasarkan pengalaman dari seorang hobiis yang banyak searching di internet serta membeli buku langkah pelihara ikan koi yang mudah. Pada awalnya dia sangsi untuk memiliki kolam ikan koi. Terbayang nanti akan kerap kuras serta ganti air kolam. Belum lagi bila kelak banyak ikan yang mati. Walau sebenarnya harga ikan koi terbilang mahal, terlebih yang berkwalitas.

Nyatanya kesangsian itu betul-betul dapat dibuktikan. Air kolam cepat keruh, berbusa serta berbau amis. Walau sebenarnya kami telah berupaya ikuti panduan tentang pemeliharaan kolam ikan koi. Ditambah lagi lumut yang berkembang biak menaikkan kekeruhan air kolam. Ikan-ikan itu kerap melompat serta berenang tidak tenang. Kata si penjual itu berarti si ikan tidak kerasan. Terkadang berenangnya sukai miring-miring. Masih tetap kata si penjual juga itu berarti si ikan terasa gatal. Kami cobalah memberikan garam ikan agar si ikan tidak terasa gatal.

Pehobiis itu benar benar bingung dan dibuat cukup ribet. Air kolam mesti kerap diganti serta filter harus tetap hidup dan menyaring air kolam agar tetap  bersih. Batu zeolit juga sebagai sisi dari filter juga mesti dibikin bersih yang sungguh merepotkan (bersihkan bongkahan batu kecil-kecil! ! ! ) . Masih tetap bersukur bahwa ikan-ikan itu masih tetap bertahan hidup. Cuma satu ekor ikan saja yang mati lantaran penyakit.

Melakukan perbaikan System Penyaringan Air Kolam Ikan Koi

Selanjutnya pehobiis itu mencoba melakukan perbaikan system penyaringan air kolam. Sesudah melakukan riset lewah mbah google akhirnya dia menemukan system filter kolam koi yang cocok.  dikatakan cocok lantaran dapat dibuktikan s/d saat ini kwalitas air kolam terbangun terus bening. Bahkan juga hingga berbulan-bulan tidak dikerjakan pergantian air (baca juga : Filter Kolam Koi dengan Bakki Shower)

Contoh filter sederhana pada kolam koi 

Pada filter sederhana yang utama andaperlukan adalah mesin pompa air yang sesuai dengan kolam koi anda (baca juga : Mesin Pompa Air untuk Kolam Ikan Mini),dan yang lainnya adalah dapat menggunakan tong bekas, atau bisa juga anda membelinya yang sudah jadi seperti tampak berikut ini :

filter 2 tabung besar


Filter diatas adalah filter berjenjang, pada tabung 1 dapat berisi biobal, batu zeolit,ring ceramic dan batuan carbon, penampakannya adalah sebagai berikut :


penampakan bagian dalam tabung 1
biobal

zeolit

ring ceramic

carbon
Selanjutnya pada tabung ke 2, dapat berisi filter busa, keduanya dapat anda susun sendiri semikian rupa agar
efektif menyaring sisa kotoran dari tabung 1 :


busa kasar

busa lebih halus

Cara Kerja Sistem Aquaponik

Written By Harri Akbar on Minggu, 21 September 2014 | 19.31


Cara Kerja Sistem Aquaponik

Cara Kerja Sistem Aquaponik | Akuarium Hias -Aquaponik yaitu tehnik paduan pada bertanam dengan cara hidroponik dan juga pelihara atau beternak ikan (akuakultur). Seperti kita kenali bahwa, saat kita dalam pelihara ikan, bila kotoran yang menumpuk tidak selekasnya dibersihkan maka dikuatirkan bakal meracuni ikan tersebut. Jadi dengan cara teratur airnya mesti dibuang serta ditukar dengan yang baru. Sama seperti dengan bertanam dengan cara hidroponik, air yg tidak selekasnya ditukar, lama kelamaan bakal bikin akar membusuk serta nanti bisa mengakibatkan tanaman mati. Dengan makin menipisnya persediaan air bersih di bumi. ( baca juga : mengenal aquaponik )

Menurut penelitian ikan cuma mengambil 40-50% gizi dari makanan, sisanya akan dibuang berbarengan kotoran. Nah, kotoran ikan ini nyatanya bisa jadi pupuk alami yang bisa menyuburkan tanaman. Jadi prinsip mendasar dari aquaponik yaitu memakai kotoran serta sisa bekas makanan ikan jadi pupuk untuk tanaman sekalian menjernihkan air kolam ikan. 

Cara Kerja Sistem Aquaponik
sistem kerja aquaponik

Dalam aquaponik tanaman ditanam didalam bedeng tanam (grow bed) yang terpisah dari tangki ikan. Air dipompa dari tangki ikan ke bedeng tanam serta dialirkan kembali ke tangki ikan.

Ada tiga system aquaponik yang seringkali digunakan yang dibedakan berdasar pada bedeng tanam yang dipakai yakni aquaponik bermedia, aquaponik NFT serta aquaponic DWC (deep water culture) .

Aquaponik bermedia. Media tanam yang digunakan berbentuk kerikil, expanded clay, atau media lain yang serupa. System yaitu bentuk paling simpel dari aquaponik. System ini paling pas untuk pemula dalam aquaponik. System ini terbagi dalam dua jenis yaitu :

Pertama
Dengan aliran air terus-terusan ke bedeng tanam (grow bed) dengan permukaan air konstan.

Kedua
Air dalam bedeng tanam (grow bed) di buat mirip siklus padang surut. Kelebihan system gunakan surut yaitu ketersediaan oksigen di akar tanaman lebih terjamin hingga tanaman lebih sehat serta dapat mengurangi kemungkinan busuk akar.
Cara Kerja Sistem Aquaponik
aquaponik sederhana
Kemudian sistem yang paling banyak dipakai oleh para hobiis dan petani sayuran aquaponik dibagi ke dalam beberapa sistem, disini saya ambil yang paling sering digunakan antara lain :

Deep Water Culture. 
System ini yaitu satu diantara system yang kerap dipakai untuk aquaponic dengan yang bertaraf komersial. Langkah kerja system ini yaitu dengan memompa air dari tangki ikan lewat system filtrasi. Lalu air dipompa ke saluran panjang dimana rakit terapung yang berisi tanaman ada permukaan air.

Nutrient Film Technique. 
System ini lebih pas untuk type tanaman spesifik saja, yakni sayuran daun. Dalam system NFT, air yang kaya nutrisi dipompa ke selokan kecil yang tertutup. Air mengalir dalam selokan berbentuk aliran yang dibuat tidak mengalir dengan kencang (kecil namun tetap mengalir). Tanaman ditempatkan dalam wadah plastik kecil yang sangat mungkin akarnya menyentuh air.

Satu diantara elemen utama untuk system aquaponik yaitu bakteri untungkan. Bakteri ini menguraikan unsur di air jadi bentuk yang bisa diserap serta dipakai oleh tanaman serta menguraikan komponen yang beresiko untuk ikan.

Ada dua type bakteri yang tidak sama yakni nitrosomonas serta nitrobacter. Nitrosomonas merubah amoniak jadi nitrit. Nitrit ini lalu dirubah jadi Nitrat oleh bakteri Nitrobacter. Tanaman lalu menyerap nitrat ini untuk pertumbuhannya.

Demikian ulasan mengenai Cara Kerja Sistem Aquaponikmudah mudahan bermanfaat bagi para pembaca.

Jenis Filter Akuarium Ikan

Written By Harri Akbar on Senin, 15 September 2014 | 21.18




Jenis Filter Akuarium Ikan | Akuarium Hias -Ada beberapa rekan di forum yang membahas tentang filter ikan, akhirnya saya izin untuk merangkum dan menulisnya pada blog saya ini.

Ada 3 Macam Sistem kerja filter di akuarium yakni :
1. Mekanis
Filter bekerja dengan menyaring partikel kotoran yang ada di air akuarium. Dengan bahan yang baik, air jadi lebih bersih. Bahan yang digunakan umumnya bermacam bebatuan serta busa filter.

2.Kimia
Bahan filter bekerja lewat cara menyerap beberapa bahan beracun yang ada di air, seperti zat asam, ammonia, kaporit, serta bermacam obat ikan seperti metil biru juga bisa dinitralisir dengan bahan filter ini. Bahan filter type ini umpamanya zeolit, arang aktif serta bermacam bahan cair yang dimasukkan di air.

3.Biologis
Filter bekerja dengan merombak bahan beresiko seperti ammonia (kotoran ikan serta bekas pakan) jadi bahan yang lebih aman untuk ikan. Bakteri pengurai ada di bak filter seperti di bahan filter berbentuk bioball dari plastic, ring keramik, bahkan juga di busa filter juga ada Nitrosomonas serta Nitrobacter, dua bakteri pengurai yang bekerja seperti bakteri pengurai di bak septik tank.

Nyaris hampir banyak bahan filter bekerja dengan 3 mekanisme diatas. Sebagian filter yang popular di para pehobiis ikan hias akuarium adalah berikut ini :
 
Hang On Filter
Sistem Kerja Hang On Filter

Penampakan Hang On Filter

Yaitu filter yang menggantung serta ditempatkan di belakang atas akuarium. Type ini dapat kerap dikatakan sebagai back filter. Type ini paling popular serta banyak dipakai dirumah. Memiliki bentuk portable serta gampang dibikin bersih.

Filter ini bekerja dengan cara mekanis, biologis apabila dimasukkan juga bahan arang aktif juga sebagai bahan filter, jadi langkah kimiawi juga bekerja dalam system ini.
Lantaran memiliki bentuk kecil, jadi filter ini pas untuk akuarium kecil dengan kepadatan ikan yang rendah.

Internal Filter

Sistem Kerja Internal Filter
Salah satu type internal filter

Filter type ini dimasukkan ke akuarium, hingga dimaksud internal filter. System filter ini menggunakan langkah kerja mekanis lewat cara menyaring partikel kotoran air serta dengan cara biologis, lantaran ada ruangan di busa filter didalam alat ini untuk berkoloni bakteri pengurai.

Filter type ini tidak direferensikan untuk di gunakan waktu pelihara benih ikan lantaran apabila benih tersedot kedalam boks filter, jadi umumnya ikan kecil bakalan mati.

Filter ini memiliki kekurangan, yakni kotoran di busa filter lebih cepat terbentuk sehingga pemiliknya mesti seringkali bersihkan busa filter. Kelebihannya yaitu ada arus yang kuat hingga mudah terwujud oksigen terlarut yang tinggi di akuarium.

Sponge Filter
Sistem Kerja Sponge Filter
Bentuk Sponge Filter

Yaitu filter sebagai bahan paling utama yaitu busa sepon (hingga dikatakan sebagai sponge filter). Filter ini paling banyak digunakan oleh peternak ikan, terlebih waktu pelihara serta membesarkan benih ikan.

Spoge filter bekerja lewat cara mekanis yakni menyaring partikel kotoran di air serta dengan cara biologis, lantaran ada ruangan untuk berkoloni bakteri pengurai.

Keunggulan sponge filter yaitu arus yang terwujud tidak terlampau kuat hingga pas untuk pelihara benih ikan. Harga nya paling murah serta cuma memercayakan aerator juga sebagai penghembus oksigennya.

Filter Atas
 
Sistem Kerja Top Filter
Salah satu type Top Filter
Type filter yang paling banyak di jual di Indonesia yaitu filter type ini. Filter memakai pompa air, lalu air dialirkan ke boks filter diatas akuarium serta sesudah melalui boks ini, jadi air kembali ke akuarium.

Air yang lewat system ini bakal alami 2 sistem yakni dengan cara biologis serta mekanis, bila dimasukkan juga bahan penyerap seperti zeolit serta arang aktif, jadi langkah kimiawi juga bertindak di bak filter ini.

Kekurangan langkah tersebut yaitu tingkat “clogging” atau air mampet sangatlah tinggi hingga mesti kerap dibikin bersih. Filter system ini dapat kurang pas untuk budidaya ikan dalam fase benih, lantaran anak ikan dapat tersedot pompa didalam akuarium.
 
Canister Filter
 
Sistem Kerja Canister Filter
Salah satu type Canister
Yaitu filter berbentuk bak filter sendiri serta dikaitkan dengan pipa, yakni pipa masuk ke canister filter serta pipa kembali ke akuarium.
Pompa air terdapat didalam boks/canister filter itu. Adalah filter yang paling mahal di antara filter yang lain.

Didalam system ini bekerja seluruhnya prinsip filter, lantaran seluruhnya bahan digunakan, dari mulai ring keramik yang berpori untuk bersembunyi bakteri pengurai (dengan cara biologis). Ada juga pellet arang aktif yang dengan cara kimiawi bakal menyerap bahan yang beracun serta tidak bermanfaat di akuarium. Serta dimasukkan bahan busa yang dipotong-potong berupa kubus yang berperan dengan cara mekanis serta biologis.

Type ini memanglah terbaik, namun lantaran mahal, jadi cost yang diperlukan bakal sangatlah banyak bila pelihara banyak akuarium. Lagi juga type ini dapat tidak cocok untuk ikan fase anakan lantaran bakal tersedot oleh pompa air yang kuat.

Do it Your Self  Filter (DIY Filter)

 
sistem kerja DIY Filter


Salah satu bentuk DIY Filter
DIY Filter, atau filter yang di buat sendiri berdasar pada ukuran yang sesuai. Ukuran filter sangatlah ditetapkan oleh kepadatan ikan, ukuran kolam/akuarium serta kemampuan pompa air yang menstransfer air dari akuarium ke filter.

Filter ini kerap dikatakan sebagai filter biologis, walau sebenarnya dengan filter langkah tersebut, jadi seluruhnya prinsip kerja baik biologis, kimiawi serta mekanis berperan seluruhnya.

Waktu digunakan di akuarium, bak filter ini umumnya ditempatkan dibawah akuarium. Untuk budidaya, umumnya akuarium disusun dengan cara berseri lalu seluruhnya air dialirkan ke filter serta dari filter air di untuk menuju ke seluruhnya akuarium dengan memakai keran air.

Sebagian bahan untuk filter salah satunya : Ring keramik memiliki permukaan yang berpori-pori hingga sangatlah pas untuk melekat atau berkoloni bakteri pengurai. Busa terkecuali berperan dengan cara mekanis dalam menyaring air yang kotor juga banyak memiliki ruangan untuk berkoloni bakteri pengurai. Zeolit terang memiliki manfaat juga sebagai penyerap bahan-baan beracun seperti ammonia, H2S serta zat kimia yang lain. Pelet arang aktif berfunsi juga dengan cara limiawi seperti zeolit.

Ada juga akuarium yang tidak butuh dibersihkan, untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada artikel mini akuarium tanpa perlu dibersihkan.

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat.
 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger