Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Mengenal Hardscape Akuarium

Written By Harri Akbar on Selasa, 20 Januari 2015 | 22.59

Mengenal Hardscape Akuarium 
Mengenal Hardscape Akuarium | Akuarium Hias -Hardscape yaitu tata letak akuarium dengan kerikil, batu, akar pohon serta dekorasi yang lain - namun tak ada tanaman. Membuat hardscape yang seutuhnya terserah imajinasi Anda. Ada yang tertarik dengan disain ini ada pula yg tidak tertarik, seluruhnya bergantung Anda dalam mendisain hardscape. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang aquascape maka dapat anda temukan disini.

Anda bisa memperbandingkan disain pada artikel ini dengan penyusunan tata letak, sedang ada sebagian pehobis ikan yang lebih untuk memilih melalui penyusunan warna, kedalaman serta cara pandang / sudut pandang.  
Mengenal Hardscape Akuarium

Saat ini banyak lomba desain hardscape di banyak negara yang bertujuan untuk memastikan aquascaper yang bisa membuat design akuarium yang paling mengesankan. Untuk memulai hardscape sangat mudah, tak perduli apakah Anda mempunyai bakat seseorang seniman ataukah tidak.
Mengenal Hardscape Akuarium
Berikut adalah rangkaian langkah menyusun sebuah hardscape akuarium :

1) Temukan potongan-potongan yang pas dari kayu, batu, serta elemen dekoratif yang lain yang mau Anda pakai dalam hardscape. Bila Anda pilih batu-batu berat, kami bisa mereferensikan memberikan polystyrene dibagian bawah sebagai fungsi perlindungan kaca.

2) Imbuhkan seputar 1 cm substrat ditempat di mana tanaman dengan akar yang kuat bakal ditanam, dapat menggunakan substrat yang biasa dipakai untuk aquascape seperti pasir atau kerikil.

Mengenal Hardscape Akuarium

3) Susunan bawah, yang kerap terbagi dalam kerikil, hati-hati meletakannya, buat posisi ke atas lereng ke arah dinding belakang akuarium. Dengan langkah tersebut maka terkesan kedalaman serta perspektif dalam akuarium.

4) Pada akhirnya, meletakkan batu, akar pohon serta tiap-tiap hiasan lain yang Anda sukai. Bergerak di seputar komponen individu serta merubah tempat tanaman, bila perlu. Anda buat ruangan serta perspektif hingga design tata letak akuarium yang pas untuk akuarium Anda.

Demikian artikel singkat mengenai Mengenal Hardscape Akuarium, semoga bermanfaat bagi pembaca.

Artikel lain yang mungkin anda suka :

Membuat Filter Atas untuk Akuarium

Written By Harri Akbar on Minggu, 11 Januari 2015 | 09.43


 Membuat Filter Atas untuk Akuarium
Contoh aplikasi Filter Atas
Membuat Filter Atas untuk Akuarium | Akuarium Hias -Awalannya inspirasi ini muncul waktu saya merencanakan bikin Akuarium juga sebagai media pemisah / sekat ruang. Terdapat banyak pilihan yang muncul dalam benak saya tentang design penempatan filter yang umum untuk memperoleh nilai artistik yang saya perlukan, namun design itu kurang ringkas serta mempunyai kekurangan seperti terbatasnya sebagian posisi pojok pandang serta filter dengan letak media yang kurang cocok. Pada akhirnya saya berusaha untuk bikin design Akuarium sesuai sama hasrat, dan juga ringan dalam perawatan tanpa ada melupakan segi aspek  prinsip dasasr filter dengan cara mekanik, biologi, ataupun kimiawi. Bagi Pembaca yang ingin membuat sendiri akuarium maka bisa temukan artikelnya disini

Dasar prinsip dari arah aliran air yang dibelok belokkan keatas serta kebawah yaitu “memaksa” air kotor dari akuarium untuk menembus / melalui media filter agar memperoleh nilai efektifitas yang diinginkan. Pemasangan Filter atas baiknya tak permanen di lekatkan ke akuarium, agar mempermudah dalam mengangkat serta bersihkan kompartemen filter tanpa ada mesti turunkan akuariumnya 

 Membuat Filter Atas untuk Akuarium
skema filter atas

Kompartemen Pertama Kapas Kasar

Bermanfaat untuk menjebak/menangkap partikel kasar yg datang dari air akuarium. Pada daerah yg sample gambar dibawah ditujukan yaitu pemasangan kaca mika yg sudah dilubangi yang membantu memisahkan partikel kotoran dan media filter 

Kompartemen Kedua  Bioball 

Bioball juga sebagai media bakteri untuk tumbuh. Lendir yg menempel pada bioball adalah nitrobacter yg tumbuh yang bermanfaat untuk tingkatkan kwalitas air 

Bioball di buat untuk filter wet and dry oleh penciptanya, di buat enteng serta terapung di air serta dipakai dalam jumlah banyak. 

Kompartemen Ketiga Zeolite dan Karbon Aktif

Bermanfaat untuk menangkap bahan terlarut, seperti : bahan organik terlarut, gas serta sejenisnya. Kompartemen ini diusahakan lebih panjang untuk memperoleh air yg melalui media zeolit mempunyai rentang saat yang cukup. Besaran ukuran (size) dari zeolit yg digunakan baiknya yaitu berbentuk butiran kecil. Makin kecil butiran bakal makin luas luas permukaan hingga bakal makin luas bagian kontak pada air serta zeolit, efektifitas tercapai 
 Membuat Filter Atas untuk Akuarium
contoh kompartemen sederhana dengan media filter
Kompartemen ke Empat Kapas Halus

Kapas halus ini dibutuhkan untuk penyaringan akhir sebelum air tersebut kembali ke akuarium, ada sebagian pehobiis ikan hias tidak menggunakan kapas halus pada tahap ini tetapi langsung digabungkan pada kompartemen pertama.

Baca juga sistem Filter Air yang sekiranya bagus untuk anda : Filter Koi Bakki Shower,Undergravel Filter, Undergravel Filter Terbalik, Filter Jenis lainnya.

Tentunya untuk membuat dan mengkondisikan filter agar sesuai dengan peruntukannya maka anda juga harus mempertimbangkan pemilihan jenis pompa air yang tepat, jenis dan type yang sesuai dapat anda pilih disini

Demikian ulasan singkat mengenai Membuat Filter Atas untuk Akuarium, disini hanyalah pengalaman pribadi yang ditulis ulang agar kiranya bermanfaat bagi Pembaca sekalian, untuk lebih utama dan baiknya maka Pembaca dapat mengkreatifkan dengan design atau bahan yang lain. 

Ikan Copadichromis Azureus

Written By Harri Akbar on Kamis, 01 Januari 2015 | 18.30

Copadichromis Azureus
Copadichromis Azureus jantan

Ikan Copadichromis Azureus | Akuarium Hias -Apabila Anda sudah telah memelihara sebagian besar spesies ikan hias air tawar, saatnya untuk menemukan berbagai cichlids menarik dari Danau Malawi.

Azureus Copadichromis dikenal juga sebagai Nkhomo Reef, ini  indah perwakilan dari kelompok Utaka nama lokal untuk cichlids Haplochromid besar yang makan plankton di perairan terbuka. Ikan ini tentu saja tidak saja memiliki warna yang spektakuler. Ikan ini memiliki warna abu-abu dengan tiga flek-flek hitam pada sisinya. Betina tidak memiliki warna cerah, bahkan lebih kusam dari jantan  dan akan menjaga penampilan kusam sepanjang hidup mereka. Hanya pejantan akan mendapatkan warna, dan ketika dalam kondisi optimal, mereka dapat benar-benar terlihat mengagumkan.Ikan Pejantan akan memiliki titik biru di usia tujuh bulan, dan bulan kemudian ia biru seluruh. Warna cerah nyata datang dari sekitar 9 bulan.
Copadichromis Azureus
pejantan menjaga teritorial
Umur bukanlah faktor penentu hanya untuk ikan terlah berwarna. Karena Ikan Copadichromis Azureus termasuk jenis cichlids maka ini harus dipelihara dengan minimal 4 jantan dan betina 3. Akuarium dengan banyak menyembunyikan tempat, batu-batu besar dan setidaknya 2 sisi, lebih baik 3 sisi tertutup akan membantu mereka merasa nyaman. Juga menjaga cahaya difokuskan di depan menciptakan tempat gelap aman di bagian belakang tangki dan menambah kesan mendalam.

Copadichromis Azureus
betina agak kusam

Pasir adalah mutlak untuk berkembang biak Ikan Azureus Copadichromis  perilaku secara penuh. Pejantan dominan membangun sarang untuk bertelur. Sarang ini dibangun terhadap atau di bawah batu dengan bantuan pasir yang diambil dari sarangnya.

Makanan jenis cichlid ini tidaklah terlalu sulit. Di alam Copadichromis azureus biasanya makan plankton dari air terbuka. Di akuarium semua makanan seperti pelet dan serpih yang dimakan. Untuk mendapatkan warna yang terbaik dari Utaka mengagumkan ini, lebih baik untuk memberi mereka artemia, krill atau udang.


Mengenal Ikan Tropheus Moorii

Written By Harri Akbar on Selasa, 23 Desember 2014 | 20.15


Mengenal Ikan Tropheus Moorii

Mengenal Ikan Tropheus Moorii | Akuarium Hias -Adalah spesies cichlid endemik di danau Tanganyika di Afrika. Ada lebih dari 40 jenis warna yang berbeda dari spesies ini tersebar di danau warnanya hijau gelap-api merah dan kuning. Mereka sebagian besar makan dari ganggang di air dangkal berbatu yang mereka tempati.

Tropheus moorii merupakan ikan yang hidup pada suhu 24 - 27 derajat celcius dan memiliki pH 7,6 - 8,6, selain makan ganggang ikan jenis ini juga makan spirulina atau terkadang makan tumbuhan hijau yang segar yang ada dan tumbuh disekitar habitatnya.

 Mengenal Ikan Tropheus Moorii
Sexing
Pejantan cenderung memiliki moncong hidung yang agak besar sementara betina cenderung memiliki lebih tubuh lebih besar dan hidung bulat. Pada pejantan dewasa akan menampilkan warna yang lebih terang dan jelas.

Budidaya
Pejantan sangat teritorial dan agresif dalam upaya mereka untuk membujuk betina untuk bertelur. Untuk membudidayakan ikan jenis ini maka sebaiknya memiliki perbandingan 1:3. Pejantan satu dan betina 3 dan ini adalah pilihan ideal, tetapi perlu diingat bahwa cara yang benar menjaga keberhasilan di penangkaran budidaya pada sebuah kelompok sebaiknya adalah sepuluh ekor pada setiap kolam budidaya.

Mengenal Ikan Tropheus Moorii
tropheus moori kaiser
Meskipun Tropheus spesies yang indah, budidaya ikan ini bukanlah tanpa tantangan. Ikan Tropheus moori salah satu paling mahal dari jenis ikan cichlid lainnya. Permintaan jenis ikan ini juga banyak tetapi sulit untuk di budidayakan sehingga menjadi mahal.

Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong

Written By Harri Akbar on Kamis, 18 Desember 2014 | 18.27


Melanotaenia salawati
species baru ikan pelangi
 Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong | Akuarium Hias -Tim ilmuwan Indonesia serta Perancis temukan spesies baru ikan Pelangi di Pulau Salawati, salah satu lokasi kepulauan Raja Ampat. Spesies itu dinamakan Melanotaenia salawati, adalah spesies ke 19 yang diketemukan melalui eksplorasi biodiversitas di lokasi ekoregion Kepala Burung Papua, di mana Raja Ampat masuk di dalamnya. Penemuan dipublikasikan di " International Journal of Ichtyology Cybium.
Melanotaenia salawati tepatnya diketemukan di Sungai Doktor, sisi barat Pulau Salawati, berjarak 64 km dari Sorong. Sungai tempat ikan pelangi itu diketemukan  mempunyai air yang oleh orang-orang setempat dianggap dapat mengobati bermacam penyakit hingga dimaksud Sungai Doktor.

Melanotaenia salawati mempunyai warna badan yang indah. Badannya dibalut dengan warna ungu di bagian punggung serta lembayung ungu pada hipural ekor. Tutup insangnya mempunyai warna emas serta noktah hijau. Sesaat, sisi perut sampai akhir sirip ekor berwarna violet dengan noktah biru di gurat segi dan warna biru tua di badan sisi belakangnya.

Ikan Pelangi Salawati mempunyai kekerabatan dengan type Melanotaenia fredericki yang banyak diketemukan di sungai besar Warsamson, Sorong. Type ikan itu juga mempunyai kekerabatan dengan Melatotaenia batata yang diketemukan di Pulau Batata. Ketiganya mempunyai corak warna badan yang nyaris sama.

Awal mulanya, Ikan Pelangi Salawati pernah dikira cuma varietas dari Melanotaenia fredericki. Tetapi, analisa menunjukkan bahwa keduanya yaitu spesies yang tidak sama. Ikan Pelangi Salawati terpisah dengan moyangnya waktu terjadinya kenaikan muka air laut 10. 000 - 20. 000 th. silam, menggenangi sungai kuno di Sorong serta Pulau Salawati.

Penemuan Ikan Pelangi Salawati cuma berselang satu tahun dengan penemuan spesies baru Melanotaenia fasiensis serta Melanotaenia ajamaruensis. Ikan Pelangi Salawati juga adalah spesies ke 19 yang diketemukan. Hal semacam ini makin meneguhkan bahwa Kepala Burung Papua mempunyai biodiversitas serta tingkat endemisitas tinggi.

Melanotaenia salawati
memiliki kemiripan dengan rainbowfish
Bahwa salah satu pusat biodiversitas ikan pelangi di Kepala Burung Papua yaitu lokasi karst Ayamaru di Sorong Selatan serta karst Lengguru di Kaimana. Ikan pelangi di lokasi itu mempunyai warna yang lebih beragam, didominasi warna jelas.

Disamping itu. Laurent Pouyaud dari Institut de Recherche pour le Développement, Perancis, menyampaikan bahwa temuan Ikan Pelangi Salawati juga mengisyaratkan tantangan baru dalam sains. Biodiversitas di Kepala Burung Papua menunggu untuk di teliti serta disibak keberadaannya. Satu diantaranya di Ayamaru yang disangka jadi metropolitan genus Melanotaenia.

Penemuan Melanotaenia salawati yaitu hasil hubungan kerja Akademi Perikanan Sorong, Balai Penelitian Budidaya Ikan Hias Depok serta Institut de Recherche pour le Développement, Perancis.

Ditemukan Spesies Ikan Pelangi di Sorong
ikan pelangi jenis lain
Data sesaat dari analsis molekuler tunjukkan tingginya potensi megabiodiversitas ikan pelangi di Papua. Untuk pemerintah, potensi ini harus disikapi dengan mensupport usaha riset selanjutnya. Potensi berkenaan budidaya ikan hias juga mesti disebarkan ke orang-orang. Ikan pelangi adalah salah satu ikan hias popular di semua dunia, terkecuali Afrika.

dikutip dari : sains.kompas.com

Aerator Venturi untuk Ikan Hias

Written By Harri Akbar on Rabu, 10 Desember 2014 | 19.21


Aerator Venturi untuk Ikan Hias
system kerja aerator venturi

Aerator Venturi untuk Ikan Hias | Akuarium Hias -Makin berkembangnya tehnik pengelolaan air kolam makin banyak membawa pergantian dalam sisi pengelolaan air, satu diantaranya yaitu system Venturi. Disini akan diulas secara singkat tentang System Venturi.

Air adalah aspek kehidupan yang sangatlah utama untuk kelangsungan hidup banyak organisme. Seluruhnya makhluk hidup yang berada didalam air umumnya memerlukan oksigen. Oksigen adalah parameter yang sangatlah utama di air. Beberapa besar makhluk hidup di air memerlukan oksigen untuk menjaga hidupnya, baik tanaman ataupun hewan air, tergantung pada oksigen yang terlarut. Ikan adalah makhluk air dengan keperluan oksigen paling tinggi, lalu invertebrata, serta yang paling kecil keperluan oksigennya yaitu bakteri.

Tetapi pencemaran seperti pembuangan limbah organik di air akhir-akhir ini sudah makin menurunkan kandungan oksigen di air hingga kwalitas air tempat makhluk hidup juga alami penurunan. Supaya bisa ditinggali makhluk hidup, air mesti mempunyai spesifikasi yang mendukung kehidupan, satu diantaranya yaitu kelarutan oksigen di air. Batas maksimum kelarutan oksigen di air tidak bisa dinaikkan tanpa ada merubah desakan, temperatur, maupun aspek-faktor yang lain yang bisa mengganggu ekosistem air. Selain filter air untuk menurunkan kandungan amonia diperlukan juga teknologi tepat guna yang dapat menaikkan kandungan oksigen di air juga diperlukan. Salah satu pengetahuan Tehnik Kimia yang bisa diterapkan untuk hal semacam ini yaitu system aerator venturi.

aerator venturi static

Venturi juga sebagai aerator dapat tingkatkan kandungan udara di air hingga 65%, sehingga sangat dianjurkan untuk kolam ikan ataupun akuarium hias yang tentunya besar tekanan disesuaikan dengan volume air (baca juga  : jenis pompa air akuarium).
System aerator venturi memakai prinsip Bernoulli yang diaplikasikan pada venturi, yakni saat fluida mengalir dalam sisi pipa yang ketinggiannya nyaris sama. Saat fluida melalui sisi pipa yang penampangnya kecil, jadi laju fluida jadi tambah (dari persamaan kontinuitas). Menurut prinsip Bernoulli, desakan fluida dibagian pipa yang sempit lebih kecil bila laju aliran fluida semakin besar. Hal itu di kenal dengan julukan Dampak Venturi yang tunjukkan dengan cara kuantitatif bahwa bila laju aliran fluida tinggi, jadi desakan fluida jadi kecil. Desakan pada leher venturi yang rendah dari desakan lingkungan ini jadi kunci tehnologi ini dimana udara atmosfir bisa masuk ke venturi lewat lubang mikro yang difabrikasi pada leher venturi.

Aerator Venturi untuk Ikan Hias
aplikasi aerator venturi sederhana pada kolam ikan
Pemakaian buluh venturi juga sebagai aerator banyak mempunyai keuntungan. Buluh venturi tak membutuhkan pompa eksternal untuk beroperasi. Cara ini tak memakai peralatan yang bergerak hingga perpanjang usia penggunaan serta kurangi kemungkinan alat untuk rusak. Rangkaian tabung venturi umumnya terbuat dari plastik hingga tahan pada beberapa besar bahan kimia (tak korosif) dan transparan hingga gampang untuk mencermati fenomena yang berlangsung. Lantaran peralatannya cukup simpel, cost pembuatan juga jadi murah di banding dengan peralatan aerator yang lain. Tantangan dalam aplikasi system ini yaitu tehnik untuk membuahkan gelembung mikro serta nano yang luas permukaannya besar. Luas permukaan gelembung yang besar sangat mungkin transfer (difusi) massa ke cairan dengan cara efisien.

Jika teknologi aerator venturi sederhana ini di kembangkan serta dapat menjawab tantangan diatas, jadi dunia perairan bakal makin berkembang dengan masuk babak baru pemakaian teknologi aerator khususnya untuk ikan hias.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Written By Harri Akbar on Rabu, 03 Desember 2014 | 18.31

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi | Akuarium Hias - Salah satu permasalahan besar yang dapat muncul atas koi peliharaan di kolam beton yaitu matinya supply listrik PLN baik keseluruhannya maupun cuma MCB yang turun disebabkan keunggulan beban/short circuit. Dalam keadaan tak ada aliran air, filter air serta aerator yg tidak berperan (baca juga : Filter Kolam Koi dengan Bakki Shower ), koi dengan kepadatan tengah paling lama bisa bertahan seputar 2 jam, terlebih utuk ukuran tosai, bakal lebih pendek lagi. Mungkin kita telah mempunyai piranti genset untuk backup ketika listik mati, tetapi bila yang berlangsung yaitu umpamanya mcb yang keunggulan beban atau salah satu MCB di meteran PLN nya turun untuk type yang 3 phase ketika malam hari tanpa ada kita sadar, yang berlangsung yaitu besok paginya kita bakal lihat koi yang paling disayangi pada ngambang serta sekarat kekurangan oksigen.Hal ini dipicu karena distribusi air yang selalu mengalir tidak ada, diperparah kolam koi yang kepadatannya tinggi dan amonia juga banyak di dasar kolam.

Jalan keluar lain yang lebih simpel yaitu pemakaian inverter/charger + aki kering yang berperan juga sebagai UPS ketika PLN atau sumber listrik punya masalah. Tak dianjurkan untuk membebani inverter ini dengan pompa aliran yang mempunyai beban/tarikan awal tinggi, tetapi cukup dipakai untuk aerator nya saja agar penggunaannya lebih hemat serta tahan lama. Inverter/charger + aki kering ini bakal mempergunakan daya PLN 220V sekalian automatis lakukan charging aki kering 12V ketika PLN nyala. Ketika PLN mati, inverter bakal memperoleh supply dari aki 12 V yang di ganti jadi 220v untuk menghidupkan aerator nya dengan cara automatis. Serta dekimian juga demikian sebaliknya ketika PLN lalu nyala, Inverter/charger ini bakal automatis mempergunakan daya PLN kembali serta sekalian isi lagi aki kering nya sampai penuh kembali.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Lamanya manfaat inverter ini bekerja ketika listrik mati bakal bergantung pada besarnya kemampuan aki kering nya. Bila umpamanya keperluan listrik untuk aerator yaitu 200watt, penggunaan batere kering 80A akan bertahan seputar 3-4jam, jika ingin lebih lama bisa menaikkan kemampuan aki keringnya dengan penambahan aki lain disambung parallel. Bila aerator nya 100watt, bermakna bakal bertahan seputar 6-7jam.

Mengatasi Listrik Mati dengan Inverter pada Kolam Koi

Type inverter/charger yang umum di pakai ada 2 jenis, pure sine wave serta modified sine wave. Pure sine wave semakin bagus lantaran nyaris tak ada jeda berfungsinya inverter ketika listrik mati saat sebelum aki nya dirubah jadi 220V, sesaat yang type modified sine wave ada jeda seputar 3-5detik saat sebelum akinya berperan ketika listrik mati. Tetapi dari sisi harga, yang type pure sine wave nyaris 2 kali lipat di banding yang modified sine wave. Bila untuk kepentingan kolam koi, type modified sine wave telah OK lantaran jeda 3-5 detik masih tetap bisa ditolerir. Kemampuan inverter/charger yang ada di market dari mulai 500 watt sampai 5000watt, bergantung kepentingan kita.

Untuk inverter/charger 1000 watt serta aki kering 80A, keseluruhan biayanya seputar 2.5 - 4 jutaan bergantung mutunya.
 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger