Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Rummy Nose Tetra

Written By harri akbar on Selasa, 22 April 2014 | 21.06

Rummy Nose Tetra (Hemigrammus rhodostomus) | Akuarium Hias -Yaitu spesies ikan air tawar tropis characin yang datang dari Amerika Selatan, popular di kelompok fishkeepers untuk ikan akuarium. Satu diantara dari banyak type tetra kecil yang mempunyai genus yang sama. Ikan ini mempunyai panjang 5 cm (2 inci) saat telah dewasa, serta adalah favorite di kelompok penggemar ikan hias air tawar tropis. Nama umum diaplikasikan pada beberapa besar ikan ini yaitu " rummy nose tetra ".

Rummy Nose Tetra

Rummy nose tetra adalah ikan berupa torpedo, yang warna badannya yaitu warna keperakan tembus tergenang di sebagian spesimen dengan warna kehijauan : sisik warna hijau kerap tampak menghiasi ikan pada titik di kepala (sisi dari kepala kurang lebih sesuai sama dengan dahi pada manusia) penuhi badan. Sirip yang panjang, dengan pengecualian dari sirip ekor, sirip ini yang dihiasi dengan garis-garis horizontal hitam serta putih, namun umumnya terbagi dalam satu garis hitam sentral dibagian tengah dari sirip ekor, dengan dua garis-garis hitam horisontal pada tiap-tiap lobus sirip ekor, area pada garis-garis yang putih, jumlah keseluruhan garis-garis hitam jadi lima. Kepala yaitu warna merah tua, dengan merah selalu ke irislah mata, serta sebagian pewarnaan merah melampaui operkulum atau piring insang ke sisi anteriormost dari badan yang pas.

Sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Hemigrammus rhodostomus mempunyai tiga garis ekor hitam bukan hanya lima, serta sebagian spesimen diklasifikasikan untuk Petitella georgiae mempunyai garis hitam di pangkal ekor memanjang ke depan ke dalam badan, diatasi atas oleh garis emas warna-warni tidak tebal : Tetapi, apakah feature ini yaitu penentu dihandalkan jati diri spesies belum seutuhnya di pastikan.

Rummy Nose Tetra


Individu jantan serta betina tak tunjukkan perbedaan visual yang pasti, tak hanya menambah kepenuhan garis badan pada wanita masak.

Tiga spesies ikan yang tidak sama hingga di kenal untuk Rummy-Nose Tetra mempunyai distribusi tersebut : Hemigrammus rhodostomus : Bawah cekungan Amazon serta sungai Orinoco (yang ditemukan sesudah Perang Dunia I oleh Jerman Albert Ramsperger), Hemigrammus bleheri : Rio Negro serta lembah sungai Rio Meta, Petitella georgiae : cekungan atas Amazon di Peru, Rio Purus, Rio Negro serta lembah sungai Rio Madeira (yang sudah ditemukan dalam ikan impor akuarium dari Peru pada th. 1950 di Swiss oleh H. Boutiere).
asian rummy nose
Seluruhnya tiga type rummy nose tetra menghuni sungai yang kandungan kimia air nya sedikit mineral (soft), asam, serta kerap tercemar dengan product peluruhan asam humus dari sampah daun pada substrat sungai (di kenal untuk 'Blackwaters' lantaran tampilan mereka). tanaman air terkadang ada di dalam air.

Rummy nose tetra adalah ikan bergerombol, yang tunjukkan tingkah laku bergerombol yang rapat baik di alam liar ataupun dalam akuarium. Mengakibatkan, ikan-ikan ini mesti dipelihara dalam grup yg tidak kurang dari 6 ekor, dengan volume air aquarium seputar 25 gallon/80 liter. Ikan ini penggemar air hangat, kisaran suhu untuk pemeliharaan seputar 24 ° C sampai 31 ° C, dengan ikan terkadang memerlukan suhu setinggi 33 ° C untuk berkembang biak. Mengakibatkan, kompatibilitas ikan ini dengan ikan air dingin yaitu kontra-indikasi : umpamanya, Corydoras panda bakal jadi pilihan yang jelek pendamping untuk ikan ini lebih menentukan suhu yang lebih rendah, serta ada sedikit tumpang tindih dalam rentang suhu dari dua spesies. Banyak ikan hias yang bisa dipelihara dengan rummy nose tetra, sebagian terhitung gurami kecil, tetras, barbs, danios, rainbow australia, serta beragam ikan lele, seperti Ancistrus. Ikan ini tak bisa disimpan dengan cichlids Afrika lantaran mereka mempunyai parameter air yang benar-benar tidak sama.

Kandungan kimia dalam air yang disenangi oleh ikan-ikan ini, seperti dapat diambil kesimpulan dengan gampang dari habitat liarnya, air yang lembut, air asam (kekerasan tak lebih tinggi dari 6 ° dH serta pH seputar 6, 4-7, 0 pasti disenangi, bila sangat mungkin) walau untuk maksud pemeliharaan, pH air akuarium bisa berkisar 5, 6-7, 4.

Tetapi, bila mau membudidayakannya, rummy nose tetra memerlukan air yang lembut, air asam, seperti majalah Tropical Fish beberapa waktu terakhir melaporkan bahwasanya riset pada ikan ini tunjukkan bahwasanya tingkat ion kalsium tinggi dalam air menginduksi sterilitas pada ikan ini. Suatu akuarium yang ditanami tanaman air hidup bakal lebih disenangi oleh ikan-ikan ini, terlebih bila tanaman terhitung spesies berdaun lembut seperti Cabomba serta Myriophyllum.

Rummy nose tetra yaitu omnivora serta bakal terima makanan serpihan beberapa besar, bila terlampau kecil, namun juga mesti mempunyai sebagian makanan kecil seperti artemia, daphnia, frozen bloodworm, tubifex, serta micropellet untuk melengkapi diet mereka. pelet tropis terbenam benar-benar ideal buat mereka. Usia untuk rummy nose tetra di akuarium umumnya 5 hingga 6 th. dengan perawatan yang jeli.

Saat kandungan limbah metabolisme spesifik (amonia, nitrit serta nitrat) melebihi tingkat gawat, warna ruby merah intens daerah muka ikan itu jadi pucat. Ikan juga jadi pucat selekasnya sesudah masalah yang berlangsung di akuarium sesudah pergantian air, tetapi dalam hal semacam ini, sesudah air bersih sudah diberikan, kembali warna merah tua intens. Kepucatan Persistent kepala bakal di ambil untuk sinyal bahwasanya parameter kimia air di akuarium pemeliharaan yang memerlukan penyesuaian, serta bahwasanya tingkat polutan jadi beresiko untuk ikan ini.

Tips Jitu Memelihara Ikan Discus Bagi Pemula

Written By harri akbar on Senin, 14 April 2014 | 02.57



ikan discus

Tips Jitu Memelihara Ikan Discus Bagi Pemula | Akuarium Hias -Ada sebagian pembaca yang komentarnya adalah menanyakan tentang bagaimana cara memulai memelihara ikan discus bagi pemula, berikut saya kembali ulas hal dan apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai hobby akuarium hias untuk discus :
ikan discus
ikan discus
  1. Siapkan diri menurut kesungguhan hati pelihara serta membudidayakan Discus Fish
  2. Siapkan air yang berparameter sesuai sama dengan ikan discus Ph netral 7 ideal Ph Discus 5, 5 - 6, 0
  3. Siapkan aquarium yang sesuai sama peruntukannya display, breeding, juvenile, atau karantina dan lain-lain.Pastikan sesuai sama segmentasi pemeliharaannya.
  4. Untuk pemula tak direferensikan untuk pelihara discus terlepas sapih (1 - 2 inch).
    lantaran rawan kematian serta sakit apabila airnya punya masalah atau memiliki kandungan logam berat.
  5. Pastikan Discus Fish yang sudah melalui pasca gawat di atas 3-4 inch. Memanglah sedikit lebih
    mahal lantaran telah masuk biaya cost pakan.
  6. Buat pakan buatan burger discus dengan bahan utama jantung sapi (beef heart) dst
    (tunggulah artikel selanjutnya ttg pakan ikan discus)
  7. Tak dianjurkan berikan pakan alamiah,seperti cuk, cacing sutera, larva dan lain-lain yang di-
    dapatkan dari tangkapan alam segera, karena perairan terbuka waktu ini tak menjamin
    bebas dari parasit serta logam berat serta toksin.
  8. Pemberian pakan alamiah seperti bloodworm beku mesti diselingi dengan pelet buatan
    sendiri atau pabrik, contoh Tetra Bit. Dengan pemberian pakan yang beragam Discus akan
    cepat besar serta sehat dan bisa beradaptasi di seluruhnya segmentasi pakan.
  9. Pakai sponge filter yang berkwalitas untuk menyerap amonia serta nitrat dibagian dasar
    akuarium.
  10. Sedot atau syphon lah basic akuarium Discus 30 menit sesudah pemberian pakan. dan
    imbuhkan air akuarium dengan parameter yang sama dari yang terbuang tadi.
Oke Bro segitu aja , semoga bermanfaat.

Budidaya Udang Hias Air Tawar

Written By harri akbar on Selasa, 08 April 2014 | 00.32


Budidaya Udang Hias Air Tawar

Budidaya Udang Hias Air Tawar (dwarf freshwater shrimp) | Akuarium Hias - Belum sebegitu popular di kelompok aquaris tanah air, seperti ikan koi, maskoki, arwana maupun cupang. Bila anda cobalah menelusuri pasar ikan hias Sumenep atau kartini (Jakarta), cuma beberapa kecil saja kios yang memajang udang berwarna indah ini. Di toko ikan Mudah Ingat yang terbilang cukup komplit, di jalan karapitan Bandung atau jalan Kartini Jakarta,tak setiap saat sediakan udang hias air tawar. Sesaat di tempat-tempat yang lain, tetap susah anda temukan pedagang yang dengan cara teratur menjualnya. 

Potensi untuk jadikan udang hias air tawar untuk tempat usaha cukup besar. Pasalnya invertebrata ini benar-benar indah, ramah, gampang berbiak, handal bersihkan kotoran dalam aquarium serta tak terlampau rewel dengan keadaan air. Ia bisa hidup berkelompok, juga bersanding dengan beragam varian udang sejenis. Juga aman untuk hidup berdampingan dengan ikan-ikan spesifik. 

Biasanya tehnik serta tata cara pemeliharaan udang hias air tawar untuk masing-masing species, tak terlampau jauh tidak sama. Singkatnya, kita bakal mengulas beberapa hal apapun yang butuh di perhatikan untuk pelihara atau mengembangbiakan udang mungil ini. 

Keadaan air 
Udang hias air tawar bisa hidup dengan baik pada keadaan air dengan keasaman atau pH 6. 8 – 8. Untuk type udang yang datang dari asia, pH yang lebih rendah bisa mengakibatkan stres, bahan kematian. Terkecuali untuk type Macrobrachium shrimp yang datang dari Peru serta Brasil, bakal hidup tambah baik dengan pH yang lebih rendah. Kesadahan air yang bisa di terima berkisar pada 3 – 15 dkh. Suhu air dengan kisaran 14 – 30 °C. 

Budidaya Udang Hias Air Tawar


Rekan didalam aquarium 
Memadukan ikan dengan udang hias air tawar ini bakal jadi hal yang ckup susah. Sebagian type ikan bakal mengonsumsi udang yang memiliki ukuran badan lebih kecil, serta juga udang yang semakin besar terpaksa lari bersembunyi lantaran takut terserang. Bila anda betul-betul menginginkannya, maka hal yang paling barangkali yaitu memadukan udang hias air tawar anda dengan ikan type plati (Livebearer – Heterandra formosa), barb (Barbus jae), tetra serta semacamnya. Ikan-ikan yang dijelaskan tadi, mempunyai ukuran badan yg tidak jauh tidak sama dengan udang air tawar, serta tak mempunyai karakter pemasang. Untuk udang yang semakin besar seperti type Amano (Caridina japonica) serta yang lebih kecil yakni spesies Macrobrachium (seperti type biru asal vietnam), bisa digabung dengan ikan ekor pedang atau plati ukuran besar. Jauhi ikan pemangsa seperti type cichlid, cupang, catfish dsb. Di pastikan usia udang anda cuma hanya saat lapar ikan-ikan yang dimaksud terakhir. Idealnya, tempatkanlah udang-udang hias air tawar anda sendirian tiada digabung dengan ikan yang lain didalam aquarium. 

Mencampurkan sebagian species 
Mencampurkan sebagian species udang hias adalam satu aquarium juga tak bisa sembarangan. Tak semua species bisa dipadukan dengan species yang lain. Karakter serta ukuran badan lagi-lagi jadi aspek yang butuh anda pikirkan. Dengan cara umum, memadukan udang dengan ukuran yang sama tak lagi jadi hambatan. Species udang berlengan panjang (Macrobrachium spp.), terhitung ke dalam kelompok udang yang galak. Ia bakal memangsa species yang lebih kacil atau juga udang sejenis. 

Untuk anda yang mau pelihara udang hias air tawar untuk maksud komersial, kemurnian species jadi hal yang pantas dijaga. Terkecuali anda memanglah punya maksud bakal menyilangkan serta memperoleh strain baru. Taksonomi udang hias air tawar belum bisa didefinisikan dengan baik. Udang yang mempunyai ciri fisik tidak sama, barangkali saja datang dari species yang sama. Untuk misal, udang Red Cherry dengan udang pale blue asal taiwan yaitu satu species (masing-masing yaitu Neocaridina denticulata sinensis var. red and Neocaridina denticulata sinensis). Bila digabung maka bakal berlangsung perkawinan sejenis (interbreeding). Sama perihal dengan udang Bee shrimp serta udang Crystal Red (Neocardina serrata and Neocardina serrata var. crystal red), mereka yaitu species yang sama. Serta bukan hanya tutup kemungkinan hal semacam ini berlangsung pada sebagian species yang lain. 

Aquascaping 
Seperti sudah diterangkan diatas, bahwasanya hal yang terbaik yaitu pelihara satu species saja dalam aquarium. Untuk pelihara satu species dengan koloni 10 – 20 udang, tak memerlukan aquarum yang luas, namun cukup hanya aquarium memiliki ukuran 2, 5 galon. Sedang untuk species atau jumlah yang semakin besar, anda memerlukan aquarium yang lebih luas. Berapapun ukuran aquarium yang bakal anda pakai untuk pelihara udang hias air tawar, hal yang perlu anda perhatikan yaitu rancangan awal isi aquarium. Anda bakal memerlukan pasir halus untuk substrat. Baiknya anda tak memakai krikil yang besar. Kayu serta juga batu karang bagus untuk tempat persembunyian serta bermain udang. Anda juga butuh menanam tanaman air di basic aquarium, terlebih java moss (lumut jawa). 

Makanan 
Type makanan yang perlu anda berikanlah pada udang anda, tergantung pada type species yang anda memelihara. Meskipun udang hias air tawar terhitung kedalam type hewan pemakan daging serta tumbuhan (omnivora), terdapat banyak hal yang butuh anda cermati dalam pemberian pakan. Grup udang Caridina/Neocaridina suka pada pakan hijauan (alga, slada beku, daun kubis, spirulina tablet dsb). Sekian juga untuk kenis Halocaridina Rubra. Udang pearl (macrobrachium Luzifugum) yang suka bermain di pasir, mesti banyak di beri pakan memiliki bahan basic daging. Dapat dalam wujud tablet, maupun makanan dengan bentul serpihan dapat juga diberikan. Species Macrobrachium yang semakin besar bisa di beri pakan dengan udang renik beku, cacing darah beku serta cacing rambut. Mereka dapat juga menangkap serta memangsa ikan yang lebih kecil. Udang Atya biasanya yaitu udang pembersih, ia mengonsumsi partikel yang terdapat dalam air. Makanan type flake yang telah diperkaya dengan artemia, baik diberikan untuk dia. Silakan cobalah variasi makanan yang lain. Semakin banyak variasi makanan yang didapatkan, makin baik untuk udang anda. 

Pembiakan 
Bila anda mencari udang hias air tawar yang gampang dikembangbiakan, maka grup Neocarodina yaitu pilihan yang pas. Macrobrachium luzifugum, udang cokelat (Macrobrachium sp.), udang red-spotted (Macrobrachium sp.) serta udang yellow-banded juga masuk ke dalam grup ini. Untuk species lain dari macrobrachium, Atya gabonensis serta Amano (Caridina Japonica), memerlukan air payau untuk membesarkan larvanya. Hal semacam ini jadikan mereka lebih susah berkembang biak di banding species yang lain. 

Info diatas memanglah belum cukup komplit, untuk rekomendasi untuk anda untuk meningkatkan udang hias air tawar. Namun sekurang-kurangnya anda telah memiliki deskripsi umum, bagaimana langkah awal yang perlu anda buat persiapan untuk mengawali pemeliharaan hewan cantik ini. Nantikan artikel udang hias air tawar yang lebih mendalam. 

Pasangan Ikan Discus

Written By harri akbar on Jumat, 04 April 2014 | 03.35


Ini adalah jenis ikan discus koleksi saya dahulu, tp sekarang sudah dijual,ganti memelihara ikan koi.


Mini Akuarium Tanpa Perlu Dibersihkan



Ini adalah akuarium yang cocok bagi pemalas tapi doyan memelihara ikan hias, berikut videonya :

Cupang Hias dalam Aquarium


Terkadang pengen banget memelihara ikan cupang hias, tetapi mikir lagi karena jenis ikan petarung ini gak bisa hidup berkelompok, selalu berantem kalau digabungkan dengan yang lain.
berikut videonya :

Udang Hias Untuk Aquascape


Ingin Punya Aquascape dan tidak pengen sering nguras air, salah satu faktor adalah isi dari aquascape harus seimbang dengan tanaman hiasnya, setidaknya carilah penghuni aquascape yang indah tetapi tidak terlalu banyak makan, bisa pakai udang hias, berikut videonya :


Aquascape Ikan Discus


Beberapa hari ini saya mulai memikirkan untuk kembali membangun sebuah aquascape sederhana, dahulu pernah saya buat tetapi gagal karena filter airnya terlalu besar sehingga pupuk cairnya ikut tersedot ke filter,
ini adalah video insipirasi saya :


Ngumpulin duit dulu dah buat nyicil bikin aquascape.
 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger