Home » , , » Tips Merawat Akuarium Aquascape Air Tawar

Tips Merawat Akuarium Aquascape Air Tawar

Written By harri akbar on Sabtu, 08 Desember 2012 | 09.54


Aquascape akan makin indah jika tingkat kejernihan air dan isi dari akuariumnya terjaga, namun hal itu tidak mudah dicapai jika pehobiis tidak tau caranyam berikut tips untuk merawat akuarium aquascape.

1. Ganti air yang menguap 

Penguapan air akuarium amat bergantung pada suhu serta jenis akuarium. suhu yang tinggi menyebabkan banyak berlangsung penguapan. jenis akuarium yang banyak memperoleh cahaya dapat menguapkan air semakin banyak dibanding akuarium yang lebih sedikit terima cahaya. 

Penguapan mengakibatkan konsentrasi beragam bahan layaknya garam, kalsium, bahan kimia serta polutan hasil metabolisme ikan jadi lebih pekat, hingga butuh segera ditambahkan air yang baru. menambahkan air untuk ganti air yang menguap ini dapat dikerjakan tiap-tiap hari atau tiap-tiap minggu, bergantung banyaknya air yang menguap. 

2. Bersihkan kaca akuarium serta ganti air 

Pencahayaan yang cukup tinggi didalam aquascaping dapat menyebabkan perkembangan lumut di dinding kaca akuarium. banyak langkah untuk menghalangi perkembangan lumut tersebut. di antaranya gunakan hewan pemakan lumut layaknya ikan siamese algae eater, otocinclus sp. , malaysian snail, ramshorn, pond snail, mystery snail serta udang red cherry. langkah lain untuk bersihkan kaca serta menghalangi perkembangan lumut yaitu gunakan obat anti lumut / alga layaknya stop algae serta vitriol 5%. pemakaian obat anti algae ini mesti cocok dengan panduan pemakaian yang tercantum didalam kemasannya dikarenakan dosis yang terlampau banyak dapat mematikan tanaman air. untuk pembersihan kaca akuarium dengan manual /sendiri, kita bisa memakai alat layaknya magnet pembersih, silet yang tajam, busa resin, atau dacron. 

Tak ada aturan tentang frekuensi perubahan air di akuarium. perihal ini amat terkait dengan kepadatan ikan serta tanaman air. tetapi, sebagai patokan tiap-tiap minggu kerjakan perubahan 20 – 30 persen dari volume air akuarium atau tiap-tiap bln. perubahan sejumlah 50 – 60 persen dari volume air akuarium. air yang digunakan baiknya diendapkan terlebih dulu sepanjang semalam serta diaerasi dengan aerator dikarenakan dikawatirkan kandungan kaporit di dalam air yang cukup tinggi dapat beresiko untuk ikan serta tanaman air jika air tersebut tidak diendapkan terlebih dulu. 

3. pemupukan 

Pemupukan diperlukan oleh tanaman untuk tumbuh serta berkembang. pemakaian pupuk baiknya dikerjakan dengan teratur serta kontinu. ketidakteraturan pemakaian pupuk menyebabkan tanaman menguning apalagi mati. type pupuk yang biasa dipakai yakni pupuk cair yang takaran pemakaiannya sudah tercantum di kemasannya serta bisa dengan gampang ditemukan di toko aquascaping.

4. Pengecekan sistem filter 

Tugas filter yaitu membantu melindungi mutu air di akuarium terus baik dengan biologis, mekanis, serta kimiawi. oleh dikarenakan itu situasi filter mesti terus baik. apabila terlampau banyak kotoran di filter, aliran air didalam filter dapat terbendung hingga kurangi pergerakan air didalam akuarium serta berikan beban berlebih pada pompa air. terlampau banyak kotoran di filter akan bikin limbah yang ada di air semakin banyak dari pada perombakan limbah di filter. pembersihan filter baiknya sekurang-kurangnya setiap minggu sekali hingga kebersihan akuarium terus terjaga. 

5. Pembersihan gravel / substrat 

Pembersihan gravel butuh dikerjakan dikarenakan gravel kerap ditutupi lumut, algae serta kotoran ikan hingga bikin tampilan akuarium kurang baik. manfaat pembersihan yang lain yakni menghindar dekomposisi kotoran ikan yang kedepannya dapat berbentuk toksik untuk ikan. pembersihan gravel umumnya dikerjakan pada permukaan gravel sisi atas saja dengan langkah disifon gunakan selang. didalam perihal menyifon butuh di perhatikan ukuran selang yang dipakai dikarenakan dapat terkait dengan daya hisap air yang dihasilkan. makin besar selang maka makin besar daya hisap air ayng dihasilkan. oleh dikarenakan itu kita mesti cermat saat memilih selang yang dipakai dikarenakan dikawatirkan dapat mengeruhkan air dan mencabut perakaran tanaman. untuk frekuensi pembersihan gravel umumnya tiap-tiap 1 bln. sekali. 

6. Perawatan tanaman air 

Tanaman air yang ditanam pasti dapat alami perkembangan hingga butuh ada perawatan dengan berkala. perawatan tersebut termasuk pemangkasan tanaman serta pembersihan tanaman dari daun – daun yang sudah mati. manfaat dari pemangkasan yakni untuk mempercantik tanaman, juga merangsang tumbuhnya cabang – cabang baru. pemangkasan bisa memakai gunting yang tajam. sisi yang dipangkas umumnya sisi pucuk atau sisi yang menutupi tanaman yang lain. 

7. Pengecekan mutu air 

Mutu air yang butuh di perhatikan didalam pengelolaan aquascaping adalah co2 ( karbondioksida ) bebas, oksigen terlarut ( do ), siklus nitrogen, ph, suhu, serta kesadahan. karbondioksida adalah factor yang sangat mutlak didalam pemeliharaan aquascape. karbondioksida bebas berperan untuk menolong menghindar perkembangan lumut dikarenakan bisa mengoptimalkan sistem fotosintesis tanaman air, dan melindungi keseimbangan asam basa didalam perairan dikarenakan bertindak saat mempertahankan keberadaan kalsium bikarbonat didalam larutan. karbondioksida didalam akuarium didapat dari hasil respirasi organisme air serta difusi segera dari atmosfer. jumlah tersebut belum mencukupi keperluan karbondioksida untuk tanaman didalam akuarium, hingga butuh dikerjakan menambahkan kandungan karbondioksida bebas didalam akuarium untuk mengoptimalkan fotosintesis tanaman air. karbondioksida tersebut dapat punya pengaruh pada ph air, yakni makin tinggi karbondioksida bebas, maka ph air dapat makin rendah ( semakin asam ), demikian juga sebaliknya, dikarenakan berlangsung pergeseran reaksi dari bikarbonat ke karbonat serta dari karbonat ke hidroksida. biasanya kisaran 10 – 30 ppm karbondioksida besas telah amat baik untuk tanaman air ( effendi, 2003 ). 

Oksigen terlarut ( do ) dihasilkan dari sistem fotosintesis serta difusi segera dari atmosfer. suhu merubah kandungan do didalam perairan, yakni makin tinggi suhu air maka do dapat makin rendah. do dibutuhkan didalam akuarium untuk respirasi ikan serta sistem oksidasi bahan organik didalam perairan, terhitung nitrifikasi. do minimum supaya ikan bisa tumbuh dengan baik adalah 5 mg/l ( lesmana, 2005 ).


Sumber nitrogen yang bisa digunakan segera oleh tumbuhan akuatik yaitu nitrat ( no3 ) serta ammonium ( nh4 ). siklus nitrogen yang berlangsung pada akuarium aquascape adalah datang dari kotoran ikan dan tanaman yang membusuk yang dapat membuahkan senyawa ammonia ( nh3 ). senyawa ammonia ( nh3 ) ini beresiko untuk ikan bila ada didalam jumlah yang melebihi batas. ammonia tersebut lantas dikonsumsi oleh bakteri nitrosomonas serta alami perombakan jadi nitrit ( no2 ). nitrit lantas diubah jadi nitrat ( no3 ) oleh nitrobacter, serta bisa segera digunakan oleh tanaman air sebagai sumber unsur hara ( konemann, 2000 ). 

Kesadahan adalah gambaran kation logam divalent ( valensi 2 ). kesadahan pada prinsipnya ditentukan oleh jumlah kalsium serta magnesium, serta ke-2 kation divalent tersebut berikatan dengan anion penyusun alkalinitas yakni bikarbonat serta karbonat. dengan umum perkembangan serta perubahan ikan hias dapat baik pada kesadahan 3° – 10° dh, yang bermakna kekerasannya berkisar pada lunak hingga tengah. kesadahan amat mutlak untuk ikan dikarenakan berperan sebagai penyangga fluktuasi ph air hingga ikan bisa hidup dengan baik ( effendi, 2003 ; lesmana, 2005 ).


sumber referensi :

- Telaah Kualitas Air : Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan - Effendi, H. 2003, Kanisius. Yogyakarta.

The Complete Aquarium Guide : Fish, Plants, and Accessories For Your Aquarium. STIE-Turin - Konemann. 2000, Italy.

Kualitas Air Untuk Ikan Hias Air Tawar. Penebar Swadaya - Lesmana, D.S. 2005, Jakarta.



Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger