Home » , , » Budidaya Ikan Cupang Hias

Budidaya Ikan Cupang Hias

Written By Harri Akbar on Selasa, 25 Desember 2012 | 06.33


Untuk rekan-rekan yang senang dengan ikan hias barangkali telah tidak aneh lagi dengan yang namanya ikan cupang, terlebih yang senang turut kontes atau sekedar hanya hobi ikan hias, saat ini tak hanya kita mengkoleksi ikan hias, 

Saya dapat ajak teman untuk mengetahui bagimana sesungguhnya langkah pembiakan ikan cupang, ini sekedar hanya mengetahui namun dapat juga bila memanglah teman berminat untuk membudidayakannya.. 

Umumnya budidaya cupang amat diminati serta digandrungi oleh pengagum ikan atau oleh parapebisnis ikan hias. namun banyak juga peminat pembudidaya cupang yang kurang memahami problem langkah pembiakan atau pembibitan cupang. 

Sesungguhnya budidaya cupang amat mudah, kita cuma butuh mengeluarkan modal yang cukup sedikit serta kolam untuk budidaya cupang hapir serupa dengan budidaya ikan yang lain, terlebih apabila rekan-rekan telah memiliki kolam bekas budidaya lele atau budidaya ikan yang lain, untuk idealnya kolam cupang bisa berukuran dimulai dari 1m-5m/segi, serta kolam dapat terbuat dari kolam pelastik, kolam semen, kolam terpal juga akuarium, pastinya dengan ukuran kolam yang kecil kita dapat menaruhnya di area yang cukup sempit, contohnya dapat teman taruh di halaman rumah atau di mana saja cocok dengan lingkungan rekan-rekan, ikan cupang juga tidak membutuhkan pakan yang spesial. pakan ikan untuk benih umumnya bisa memakai pakan alami semisal kutu air juga daphnia sp. yang bisa ditemukan di selokan yang airnya menggenang. untuk mempercepat perkembangan benih cupang teman dapat juga berikan kutu air yang diselingi dengan cacing rambut. 
Uniknya didalam budidaya cupang ini yaitu di mana kita dapat memijahkan atau mengkawinkan cupang kita tidak memerlukan tempat besar, kolam perkawinan ini kita cukup memakai ember atau baskom juga aquarium yang ukuran kecil, namun terus teman mesti mencermati perawatan ikan ini apabila teman menempatkannya di area yang kecil. 

Tidak seluruh ikan cupang baik untuk dipijahkan, karenanya rekan-rekan mesti menentukan mana cupang yang baik serta kurang baik, ini mutlak sekali dikarenakan dapat memastikan pada mutu anakan cupang kedepannya, adapun tanda-tanda umum pada ikan cupang yang siap dipijahkan seperti berikut : 
  • Cupang jantan 

- Usia sekurang-kurangnya ± 4 bulan 
- Fisik tubuh juga siripnya cukup panjang dan berwarna indah 
- Gerakannya amat agresif juga lincah 
- Tidak terjangkit penyakit serta juga tidak cacat 
  • Cupang betina 

- Usia sama juga dengan cupang jantan sekurang-kurangnya ± 4 bulan 
- Wujud badan agak membulat yang mengisyaratkan siap dikawinkan 
- Gerakannya sedikit agak lambat 
- Sirip agak pendek serta juga warnanya kusam 
- Situasi sehat serta tidak cacat 

Sesudah tadi kita menentukan serta menyiapkan induk cupang yang dapat kita budidaya, saat ini rekan-rekan tinggal berusaha untuk mengawinkannya, beberapa langkah yang perlu kita buat persiapan didalam pmijahan ini yaitu seperti berikut : 
  1. Menyiapkan kolam pemijahan berbentuk jolang plastik atau aquarium kecil, ingat mesti bersih. 
  2. Isi kolam tersebut dengan air yang bersih, ketinggian air lebih kurang 15 – 30 cm. atau dapat disesuaikan 
  3. Masukkan induk cupang jantan yang tadi sudah kita buat persiapan terlebih dulu sepanjang 1 hari.
  4. Tutup kolam dengan penutup. 
  5. Sesudah 1 hari kita masukan induk cupang betina yang sudah cukup masak telurnya pada sore hari ke didalam kolam pemijahan. 

Biasanya ikan cupang dapat mijah saat malam hari serta saat pagi harinya cupang telah bertelur. telur cupang melekat pada sarang yang berbentuk busa yang sudah disiapkan oleh induk cupang jantan. 
apabila memanglah telah bertelur segera induk betina dipindahkan serta cupang jantan dilewatkan di dalam kolam tersebut untuk menjaga telur cupang hingga menetas. 

Bilamana anak cupang telah menetas serta mulai habis kuning telurnya, maka rekan-rekan telah mesti segera mempersiapkan media yang semakin besar sebagai area pembesaran. janganlah lupa perpindahan pertama teman mesti memindahkannya berbarengan induk jantannya, benih ikan tadi dapat rekan-rekan beri makanan berbentuk kutu air, umumnya sepuluh hari lantas anak ikan segera dipindahkan kembali ke area lain, serta setelah itu teratur tiap-tiap 1 minggu, ini ditujukan agar perkembangan ikan cepat besar. 

Sesudah benih cupang tadi meraih waktu 1 bln., ini telah bisa dikerjakan pemanenan serta bisa diseleksi mana yang berkwalitas serta kurang. diusahakan cupang yang berkwalitas baik juga cupang hasil penyeleksian dipisahkan, area pembelahan dapat berbentuk botol serta janganlah lupa satu botol satu ikan, ini ditujukan agar tidak berlangsung perkelahian, pada umur 1, 5 hingga 2 bln. cupang mulai menunjukkan keindahannya serta bisa segera di pasarkan. 

Share this article :

+ komentar + 11 komentar

4 Maret 2013 06.43

gan bleh saya copy nda ...
soal nya saya bru belajar and nda ngerti cara nyantumin sumbernya

16 April 2013 03.14

saya adalah salah satu penggemar berat ikan cupang, saya mau tanya,,saat saya memelihara ikan cupang biasanya semakin lama ekornya kok semakin menciut kenapa ya? ada tips agar ikan cupang ekornya bisa lebar dan indah gak?

17 April 2013 00.28

Jual kista/telur artemia supreme plus dari GSL USA sebagai pakan anakan/burayak ikan dan udang. Tersedia kemasan kaleng isi 425 gram dan kemasan repacking botol isi 40 gram. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hub 0812 2841 280. Yanto
Tersedia juga produk-produk yang lain seperti spirulina,ovaprim, probiotik dan multivitamin ikan.
Terima Kasih

18 April 2013 03.41

Beberapa faktombr penyebab EKOR IKAN CUPANG MENCIUT :
- Sakit (Kena Jamur)
- Airnya terlalu dingin
- Merasa sangat takut

Tips merawat ekor ikan cupang terbentuk indah :
- Ikan harus selalu terjaga makanannya dan juga kebersihan air serta wadahnya. Makanan utama cupang adalah jentik nyamuk/daphnia. Beri makan secukupnya (jangan sampai ada yg tersisa) cukup disetiap pagi saja. - Beri cukup sinar matahari pagi agar warnanya menjadi lebih tegas dan tidak mudah terserang jamur. Sambil dijemur, Cupang dihadap hadapkan dengan cupang lainnya (Satu ekor jantan dalam satu wadah transparan ,misal botol plastik bekas air mineral uk 1 ltr dibuang bagian atasnya. Kalau anda cuma punya satu ekor maka
hadapkan cupang anda dengan cermin. Lakukan hal ini sekitar 15 menit (Jangan dihadap hadapkan sesama jantan cupang secara terus menerus atau terlalu lama). Apabila saat berhadapan dengan cupang lainnya atau dengan cermin, cupang jantan tidak bereaksi (Sirip siripnya tidak memekar dan insangnya tidak mengembang bagai perisai maka dapat dipastikan ikan tersebut TERLALU KETAKUTAN atau sedang SAKIT. Selamat mencoba.

19 April 2013 03.02

terimakasih banyak infonya kang ichsan.....

20 April 2013 12.23

gile bener master nya langsung turun tuh ngasih jawaban,kalau saya pelihara ikan cupang hias cuma buat iseng,ikan utama peliharaan saya ikan discus, selama ini seminggu 1x saya ganti airnya dan dikasih garam ikan,tidak ada masalah dan ikan cupang tetap sehat.

21 April 2013 21.44

Perlu Pake Daun Katapang gak ?ngawininnya

23 April 2013 02.00

gak perlu dikasih daun ketapang pak Fasha,cuma airnya harus tenang dan dikasih tumbuhan air seperti eceng gondok buat naruh telurnya.

Saya mau Tanya nih master..

- Saya Punya sepasang ikan cupang
- Sudah saya kelakan terlebih dahulu dalam kolam pemijahan (Cowok dalam kolam, cewek didalam botol transparan tetapi 1 kolam delangan si jantan)
- Besoknya jantan sudah membuat sarang busa buanyak banget..
- Jantan kalo aq rasa galak, tetapi kalo si jantan mendekat pada botol betina, betinanya ikut mengembangkan insang kesannya betina juga galak(100% betina, soalnya dulu pernah dikawinkan dan berhasil cuma beda jantannya)
- Setelah 1 hari dan sarang busa sudah saya rasa cukup banyak, saya campur si betina dan jantan..
- Jantan agresif banget, betina dikejar dan dihajar sampai" ekor betina yang aslinya halfmoon jadi serit (wkwkwkwkwk)
- Sekarang masuk hari ke 2, saya perhatikan ketika si jantan mendekati betina (jantan sudah tidak menyerang betina lagi) seperti takut dengan si betina.. Sudah tidak kejar-kejaran seperti film india..

- Yang saya ingin tanyakan
1. Apakah Ikan saya dapat disebut berjodoh..?
2. Kalau Tidak apa yang harus saya lakukan..?
3. Berapa lama saya harus menunggu sampai ikan saya benar" sudah berlelor..?

17 Juni 2013 07.05

makasih kak buat materi referensi budidaya ikan cupang

10 Agustus 2013 13.15

bro lovantus, kalau saya pernah pelihara cupang, sampai ga sadar ternyata beranak banyak bgt,ikan cupang mudah bertelur asal sepasang ya (cowok dan cewek) , kl cowok - cowok jadi maho dong ..,terus harus cukup umur (besarnya sepadan), kl sudah dicampur biasanya 2-5 hari sudah bertelur tuh, tandanya ada busa dipojokan atau di dekat tanaman hias, dan biasanya telur ditaroh di antara busa (biar dapat oksigen), perhatikan dengan seksama telurnya kecil bgt dan setelah 3 hari akan menetas, dan segera ikan ceweknya dipindahin dan sisain ikan cowoknya, kasih makan yg cukup biar anaknya ga dimakan bapaknya.kl dah 1 minggu kasih makan kuning telur buat anaknya, dan pisahin dah bapaknya....guuud luck bro

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger