Home » , , » Memelihara ikan discus dalam aquascape

Memelihara ikan discus dalam aquascape

Written By harri akbar on Rabu, 03 April 2013 | 04.15

  
Memelihara ikan discus dalam aquascape (akuariumhias) -Setelah browsing saya mendapat informasi, bahwa ikan discus yaitu type yang terentan terkena beragam virus serta bakteri yang jika sekali terjangkit, mesti segera dikarantina dan diganti airnya 85% ( optimal ). lantas sebenarnya saya agak nervous memelihara ikan discus saya di dalam aquascape tawar yang telah sukses saya pelihara sepanjang 2 th. belakangan ini, karena jika bila iya benar ikan discus saya terinfeksi kelak suaatu hari nanti, dapat repot jadinya untuk saya untuk bersihkan total akuarium manfaat bersihkan bakteri serta virusnya. namun toh saya membulatkan tekad untuk coba. saya cukup rajin mengurus akuarium serta jarang lalai didalam tentang kebersihan akuarium dan masalah ganti air.

Saya ganti air akuarium saya sejumlah 60% tiap-tiap 1 minggu sekali, saya biasa menentukan waktu siang hari, karena suhu air tersebut yaitu yang sangat ideal untuk ikan discus yang nyaman dengan suhu hangat saat kita ganti air.

Tak hanya dari pada ditujukan untuk bersihkan akuarium dari kotoran ikan yang mengendap, perubahan air dengan teratur juga untuk meyakinkan tumbuhan yang hidup di dalam akuarium memperoleh pasokan co2 yang digunakan tumbuhan untuk tumbuh serta memaksimalkan sistem fotosintesis mereka. saya tidak menggunakan tabung co2 untuk memasok suplai keperluan tumbuhan saya, hingga ganti air dengan teratur sejumlah 40% - 60% dapat dibuktikan ampuh sepanjang 2 th. saya lakukan ini.

Disamping itu saya juga rajin memberikan pupuk cair yang berkwalitas supaya tumbuhan saya terus tumbuh optimal, tidak menguning, serta tidak mati hingga mesti repot menggantinya dengan yang baru walau harga tumbuhan air tawar relatif murah serta terjangkau. saya menggunakan type tumbuhan anubias yang populer kuat serta tidak mudah mati. anubias tersebut saya ikat dengan benang disebuah bongkahan kayu bakau yang lazim dipakai hobiis untuk mendekor akuarium air tawar.

Anubias menurut pendapat pribadi saya, adalah tumbuhan air yang sangat pas untuk dipelihara didalam akuarium air tawar berbarengan dengan grup ikan discus dikarenakan mudah dibersihkan serta diangkat dari permukaan air jika bila satu hari anda mesti bersihkan total akuarium dari virus serta bakteri yang sering menyerang ikan discus yang paling disayangi anda. ia akan tumbuh dengan baik serta subur di dalam suhu air yang relatif hangat : 25 derajat celcius - 30 derajat celcius, syaratnya yaitu rajinlah berikan pupuk cair supaya tanaman ini bisa tumbuh serta berkembang.

Type pupuk cair pilihan saya yaitu macro-gro buatan negara belanda. pupuk type ini terbagi 2 : yang berwarna merah untuk dipakai tiap-tiap hari serta yang berwarna hijau untuk dipakai setiap saat anda ganti air akuarium. pupuk cair ini mudah ditemukan di toko- toko ikan hias lokal, harga nya berkisar pada rp. 30. 000/botol - rp. 60. 000/botol bergantung dari kehebatan anda menawar, jumlah stock yang ada, dan jumlah mililiter tiap-tiap botol. cermati sinyal expired yang tercantum. janganlah dibeli jika segel rusak serta tidak mencantumkan tanggal expired. kenakalan sebagian penjual pupuk cair ini dapat mengakibatkan malapetaka untuk akuarium anda jika anda tidak cermat. janganlah lupa bahwa pupuk cair ini memiliki kandungan bahan kimia hingga beresiko jika rusak serta cermati langkah penggunaan sesuai panduan yang tercantum.

 
Makanan serta trick ganti makanan untuk ikan discus
Lazimnya ikan discus mengkonsumsi jentik nyamuk ( encuk ), kutu air atau cacing darah. bila anda jijik dengan ketiga organisme di atas, maka anda dapat menentukan yang telah dibekukan atau menggantinya dengan pelet.

Ikan discus memerlukan protein didalam jumlah cukup tinggi supaya bisa tumbuh optimal serta membuahkan warna yang kontras serta mengeluarkan motif batik ditubuhnya.
Biasanya ikan discus yang kita beli di toko- toko, telah punya kebiasaan mengkonsumsi cacing beku atau type makanan beku yang lain. mereka telah punya kebiasaan dikarenakan sang penjual tentunya pingin mengeluarkan warna terbaik dari sang ikan supaya mudah laris serta dapat dipatok dengan harga tinggi. lantas ikan discus telah punya kebiasaan serta tak lagi menampik type makanan beku jika ikan yang anda beli sehat, serta tidak alami stress. tetapi banyak masalah yang kerap berlangsung yaitu makanan beku yang kita berikanlah nyatanya tidak steril dikarenakan saat sebelum saat dibekukan serta dijual, cacing- cacing ini datang dari air yang kotor hingga ikutan beku didalam paket makanan serta jadi bakteri dan virus yang dapat menyerang tubuh serta insang discus demikian bakteri ini berakumulasi didalam air akuarium anda dan melipat gandakan jumlah teman- rekan bakteri serta virus menjengkelkan ini.

Anda dapat lakukan langkah preventif dengan rajin ganti air sejumlah 60% tiap-tiap minggu untuk menghindar supaya bakteri ini untuk pernah berkembang biak didalam akuarium, pastikanlah kotoran- kotoran dari ikan terangkat optimal, gosok juga kaca anda dengan sponge supaya bakteri yang melekat pada kaca hanyut didalam air serta masuk kedalam filter serta manfaatkanlah lampu penerang bersinar kelvin sebagai pengganti sinar matahari untuk mematikan kuman, virus serta bakteri beresiko yang lain.

Jadwal ganti air serta metode di atas ini dapat dibuktikan efisien serta amat direstui oleh hobiis memiliki pengalaman. saya pribadi menentukan melatih discus saya supaya cepat akan makan makanan yang berbentuk pelet hingga saya tak perlu ketakutan dapat epidemik dari virus dan bakteri yang terkontaminasi didalam makanan beku. sangat banyak pelet berkwalitas dengan merk berbeda- lain serta variatif harga nya untuk mendukung ikan yang sehat serta dapat membuahkan warna optimal pada tubuh sang ikan. Pilihan saya untuk bln. pertama adalah merk tetrabits complete buatan jerman. komposisi pelet ini sangat ideal untuk discus yang baru saja anda beli dikarenakan menu didalam sebutir pelet relatif seimbang untuk tumbuh kembang sang ikan serta memiliki kandungan bioactive supaya ikan memiliki imun pada penyakit- penyakit beresiko. untuk mempercepat perkembangan atau untuk membuahkan warna luar biasa pada tubuh ikan tetra tawarkan sebagian product yang lain yang diformulasikan spesial untuk tubuh ikan discus.

Mohon untuk meyakinkan supaya anda tidak berikan makanan terlampau banyak pada ikan ( baik makanan beku ataupun pelet ) - terlebih pelet. karena ikan hias memiliki rutinitas untuk terus menyantap makanan yang kita berikanlah dengan lahap, hingga kita mengira makannya belum cukup, walau sebenarnya perihal ini mengakibatkan kematian mendadak pada ikan karena kantung perut ( pencernaannya ) jadi pecah dikarenakan umumnya makan. coba merendam sebagian butir kecil pelet kedalam segelas air, lantas tinggalkanlah sepanjang 1-2 jam lantas cermati pelet yang anda rendam. ukurannya dapat jadi 3-5 kali lipat ukuran awal mulanya ! tersebut yang mengakibatkan pecahnya perut ikan serta menewaskannya ! lantas berilah ikan yang paling disayangi anda makanan dengan bijaksana.

Trick supaya ikan akan menyantap tetrabits ( pelet ) walau sebenarnya umumnya makanan beku :
Campur sedikit makanan beku dengan tetrabits yang dihaluskan kedalam 1/2 gelas air. tunggulah sebagian menit hingga tetrabits nya mengembang serta menyerap bau dari makanan beku. lantas segera masukkan kedalam akuarium supaya ikan bingung menentukan yang mana saat makanan tersebut larut didalam akuarium serta tidak memiliki pilihan supaya main segera santap saja baik itu tetrabits ataupun makanan beku ( cacing beku ).

Sesudah mencicipi rasa tetrabits ia dapat mulai membiasakan diri serta mulai tahu bahwa itu yaitu makanan baginya. ikan barangkali tetap menampik atau ditelan namun dimuntahkan kembali. perihal ini lumrah mengingat ini yaitu type pakan baru baginya. ulangilah dengan teratur serta sabar. kurun waktu kurang dari 1 minggu dijamin ikan anda dapat mulai punya kebiasaan mengkonsumsi tetrabits atau pelet apa pun yang anda berikanlah.

Panduan untuk mereka yang tidak menggunakan water heater didalam akuarium :
Akuarium saya tidak menggunakan water heater, namun saya mengatur sedemikian rupa hingga air didalam akuarium saya bertahan di 28 derajat celsius pada siang hari serta 27 derajat celcius saat malam hari tiap-tiap hari dengan stabil.
Saya juga tidak memiliki alat pengatur ph atau keasaman air, hingga saya memercayakan ikan angelfish atau manfish sebagai polisi hansip untuk memperingatkan saya bila ph saya ada yang salah. ikan manfish serta angelfish populer sangat rapuh pada pergantian ph atau keasaman, lantas bila manfish atau angelfish saya mendadak bengong, waktu tersebut saya dapat repot menyelamatkan discus saya dengan mulai mengecek akuarium saya dari a - z.

Tersebut saya masukkan urutan langkah ikan discus beradaptasi agar hobiis pemula enggak parno sama kesehatan ikannya serta panik lantas terkena serangan jantung dikarenakan ketakutan ikan mahalnya mati mendadak.

Hari 1 : Adaptasikan suhu dengan langkah memasukkan ikan yang tetap terbungkus plastik kedalam air akuarium sepanjang 15- 20 menit. buang 50% air didalam plastik serta masukkan ikan dan air didalam plastik kedalam akuarium dengan lembut. ikan dapat pasif pada awal berteman dengan tempat tinggal barunya serta melacak area yang tidak terlampau terang. janganlah diberi makan dahulu. yakinkan tak ada ikan penggangu didalam akuarium. biarkan mereka beristirahat.

Hari 2 : Ikan tetap pasif namun tunjukkan tanggapan kesehatan yang baik didalam berenang. bila ada kian lebih seekor ikan, mereka dapat senantiasa berkerumun berbarengan serta hilir mudik didalam grup. ini yaitu ciri asli ikan discus. anda justru mesti waspada bila ada ikan discus yang menentukan menyendiri serta tidak berhimpun berbarengan kawan- kawannya. barangkali ikan tersebut sakit hingga butuh dirawat, namun janganlah terburu- buru didalam memutuskan, kemungkinan besar ikan tersebut tetap stres atau terintimidasi oleh ikan yang semakin besar hingga takut. baiknya ikan tidak diberi makan terlebih dulu.

Hari 3 : Mulai lapar serta sesekali mematok basic akuarium dari sisa- sisa makanan yang dapat ia peroleh. anda bisa mulai berikan mereka makanan. makanan beku maupun pelet, pilihannya ada ditangan anda. janganlah panik bila mereka belum akan makan. coba dengan makanan beku berbentuk cacing beku terlebih dulu sebelum saat anda memaksanya mengonsumsi pelet. bau dari cacing beku yang mencair didalam air dapat merangsang ikan supaya akan makan.

Hari 4 : mulai lakukan mengatur jam- jam untuk diberi makanan. serta awalilah mengadaptasikan type makanan apa pun pilihan makanan yang anda tetapkan untuk berikanlah. semestinya ikan mulai aktif hilir mudik dengan tenang serta kalem. jaga mutu air dan pakan mereka maka ikan dapat tumbuh sehat, mempunyai warna serta motif tubuh yang menarik dan sehat serta jauh dari penyakit.

-->
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Ikan Hias | Akuarium Hias
Copyright © 2011. Akuarium Ikan Hias - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Akuarium Hias
Proudly powered by Blogger